LINGKARPENA.ID | Kepedulian terhadap warga yang tengah tertimpa musibah kembali ditunjukkan Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM). Dewan Pengurus Pusat (DPP) JTM menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Kampung Cigadog Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Bantuan diserahkan pada Jumat (11/9/2026) oleh Sekretaris Jenderal DPP JTM, Hendry Firmansya, bersama Jagaraksa serta Ketua DPP JTM Bidang Sumber Daya Alam (SDA).
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan bahan pokok dan pakaian layak pakai. Meski tidak dapat menghapus seluruh beban yang dialami korban, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama menjalani masa pemulihan pascakebakaran.
Peristiwa tersebut diketahui berdampak terhadap tujuh kepala keluarga dengan total 19 jiwa. Kondisi itu membuat para korban harus menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk kebutuhan tempat tinggal dan perlengkapan sehari-hari.
Ketua Umum JTM, H. Hendra Permana, S.Sos., MM., mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk tali asih sekaligus kepedulian sosial JTM kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan tali asih kami kepada warga yang terdampak. Mudah-mudahan warga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah ini serta tetap memiliki semangat untuk menata kembali kehidupan ke depan,” ujar Hendra.
Menurutnya, perhatian terhadap para korban tidak cukup hanya berhenti pada bantuan sesaat. Karena itu, JTM juga mendorong adanya perhatian dari pemerintah agar kebutuhan dasar para korban, khususnya tempat tinggal, dapat segera mendapatkan solusi.
“Kami juga berharap pemerintah dapat mengambil kebijakan dan memberikan bantuan agar warga yang terdampak bisa kembali memiliki rumah dan melanjutkan kehidupannya dengan lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Sekjen DPP JTM, Hendry Firmansya, menegaskan bahwa kehadiran JTM di tengah warga merupakan bagian dari semangat kebersamaan yang selama ini dijunjung paguyuban.
“Kepedulian bukan semata-mata dilihat dari besar kecilnya bantuan. Yang terpenting adalah bagaimana kita hadir, berbagi dan memberikan kekuatan kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga korban sekaligus menjadi penyemangat agar mereka tidak larut dalam kesedihan.
Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari warga terdampak. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan JTM di tengah kondisi sulit yang sedang mereka hadapi.
Bagi warga, kehadiran berbagai elemen masyarakat yang datang memberikan dukungan menjadi penguat moral sekaligus menunjukkan bahwa mereka tidak menghadapi musibah seorang diri.
JTM berharap kepedulian serupa dapat terus tumbuh dan melibatkan lebih banyak pihak, sehingga proses pemulihan para korban dapat berjalan lebih cepat.
Semangat tersebut sejalan dengan prinsip yang terus digaungkan Paguyuban Jampang Tandang Makalangan: “Ngahaja Ngahiji, Ngajadi Hiji. Guyub Rukun, Satu Rasa, Satu Jiwa, Maju Bersama.






