Aksi Heroik Dandim 0622 Sukabumi di Lokasi Longsor Cisarakan Jalur Bagbagan-Kiaradua

FOTO: Inilah aksi Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra, S.H., M.Si., di lokasi longsor Cisarakan ruas Bagbaagan-Kiaradua saat membantu arus lalulintas.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Bencana alam yang meluluh lantahkan sebagain wilayah di Kabupaten Sukabumi, pada Rabu 4 Desember 2024, menjadi isu nasional dan menyita perhatian publik. Dibeberapa titik terjadi tanah longsor, banjir, dan pergerakan tanah, termasuk di Jalan provinsi ruas Palabuhanratu – Kiaradua.

Pada ruas tersebut, tepatnya di Kampung Cisarakan terjadi tanah longsor yang menutupi badan jalan ruas Palabuhanratu – Kiaradua. Kondisi itu memicu terganggunya arus lintas kendaraan.

Komandan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra, S.H., M.Si., terlibat langsung dalam penanganan pasca bencana, proses pembersihan material longsoran yang menutup badan jalan.

Baca juga:  Jampangtengah Sukabumi Dikepung Bencana: Rumah Ambruk dan Jalan Terputus, Ini Titik Lokasinya

Upaya pembersihan dilakukan usai ruas jalan tersebut, pada titik Cisarakan, tertutup material longsor susulan pada Selasa, (10/12/2024) pagi dan memicu tersendatnya arus lalu lintas menuju Palabuhanratu dan sebaliknya.

“Kami mengimbau kepada para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur ini, terutama saat hujan deras. Perhatikan kondisi sekitar, dan pastikan keselamatan menjadi prioritas,” ujar Letkol Kav Andhi.

Upaya proses pembersihan di ruas jalan Palabuhanratu – Kiaradua pada titik Cisarakan itu melibatkan personel TNI, BPBD, dan masyarakat setempat serta dibantu alat berat. Material longsoran berupa tanah dan lumpur yang menutupi badan jalan secara perlahan berhasil dibersihkan.

Baca juga:  Momen Buka Puasa Bersama Kapolsek Ciracap Sukabumi

Dandim 0622 menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras untuk memastikan jalur Bagbagan-Kiaradua bisa kembali normal secepat mungkin.

“Kami mengimbau kepada para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur ini, terutama saat hujan deras. Perhatikan kondisi sekitar, dan pastikan keselamatan menjadi prioritas,” ujar Letkol Kav Andhi.

Dalam kesempatan itu, Dandim juga mengapresiasi kerjasama semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. Selain itu, kata Dandim , TNI bersama instansi Pemerintak siap untuk pemulihan pasca bencana.

Baca juga:  Kasihan..! Tak Terbeli Beras, Warga Sukabumi Terpaksa Makan Singkong Pemberian Tetangga

“TNI bersama instansi terkait selalu siap membantu masyarakat, baik dalam proses evakuasi maupun pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Sekedar info: hingga pukul 14.15 WIB, jalur Bagbagan – Kiaradua sudah bisa dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup dan pembersihan longsoran terus dilakukan untuk memastikan akses sepenuhnya aman.

Para pengendara diharapkan mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersamad serius. Dandim 0622 mengingatkan masyarakat di daerah rawan longsor untuk selalu waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah.

Pos terkait