Anggaran Rp4,7 Miliar Digelontorkan, Lapang Sekarwangi Cibadak Bakal Tampil dengan Wajah Baru

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai melakukan pembenahan kawasan Lapang Sekarwangi di Kecamatan Cibadak. Dengan dukungan anggaran sebesar Rp4,7 miliar, ruang terbuka publik tersebut diproyeksikan menjadi kawasan yang lebih modern, nyaman, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penataan yang dilaksanakan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi itu tidak sekadar menyasar keindahan lingkungan. Pemerintah juga menyiapkan konsep penataan yang mengakomodasi kebutuhan warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Salah satu elemen yang akan memperkuat karakter kawasan tersebut adalah ornamen Nayor. Kehadiran ornamen ini dirancang sebagai identitas khas yang dapat menjadi daya tarik sekaligus mempertegas ciri lokal Lapang Sekarwangi sebagai ruang publik kebanggaan masyarakat Cibadak.

Baca juga:  Disperkim Sukabumi Verifikasi Rutilahu di Gunung Guruh, Kolaborasi dengan Program P2WKSS

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa penataan kawasan turut mencakup pembenahan area berjualan agar lebih tertib dan nyaman. Dengan desain yang lebih modern, aktivitas perdagangan di sekitar lapangan diharapkan dapat berlangsung secara lebih teratur.

Menurut Sendi, pemerintah tidak hanya menyiapkan fasilitas fisik, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas usaha para pedagang. Pembinaan bagi pelaku UMKM akan dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak, meliputi penerapan standar kebersihan, pengurusan perizinan dan sertifikasi produk pangan, hingga sertifikasi halal.

Dari sisi pemanfaatan fasilitas, Pemkab Sukabumi memastikan pedagang UMKM dapat menggunakan lapak yang disediakan tanpa dikenakan biaya sewa. Adapun pengaturan pengelolaan kawasan, termasuk mekanisme kerja sama dan perparkiran, akan disusun agar dapat memberikan manfaat bagi daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga:  Awali 2026 dengan Anjang Sono, RSUD Jampangkulon Perkuat Komitmen Pelayanan Humanis

“Untuk para UMKM, tidak ada biaya lapak, semuanya gratis. Namun, nanti sistemnya bekerja sama langsung dengan kita, termasuk parkirannya, sehingga bisa masuk ke PAD,” ujar Sendi kepada wartawan, Senin (12/10/2026).

Pengembangan Lapang Sekarwangi juga tidak berhenti pada pekerjaan penataan tahap awal. Pemerintah telah menyiapkan rencana lanjutan berupa pembangunan gedung serbaguna yang direncanakan menempati area tribun yang sudah tersedia.

Baca juga:  Kontrol Warga Pendatang, Kecamatan Citamiang Terapkan PPKM Skala Mikro

Meskipun pembangunan gedung tersebut masuk dalam tahap kedua, konsep perencanaannya telah disiapkan. Fasilitas itu diharapkan dapat memperluas fungsi Lapang Sekarwangi, sehingga kawasan tersebut tidak hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi menunjang berbagai kegiatan masyarakat.

Melalui penataan secara bertahap, Pemkab Sukabumi berharap Lapang Sekarwangi berkembang menjadi ruang publik yang representatif, memiliki identitas lokal yang kuat, serta memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk menjalankan usahanya.

Dengan demikian, pembenahan kawasan ini diharapkan menghadirkan manfaat ganda, yakni meningkatkan kualitas ruang publik sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Cibadak dan wilayah sekitarnya.(adv).

Pos terkait