LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kota Sukabumi mengawali tahun 2026 dengan menggelar apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai momentum penegasan komitmen bersama dalam melanjutkan capaian positif pembangunan sekaligus menata arah pembangunan Kota Sukabumi secara berkelanjutan.
Apel yang diikuti seluruh ASN ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang menekankan pentingnya peningkatan disiplin, integritas, dan etos kerja aparatur di semua lini pemerintahan.
Ia menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi tahun penguatan pelayanan publik yang bersih, profesional, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Tahun ini kita harus bekerja lebih disiplin, berintegritas, dan menolak segala bentuk pungutan liar. Tidak boleh ada ruang bagi praktik-praktik yang mencederai kepercayaan publik. ASN harus menjadi pelayan masyarakat yang jujur dan bertanggung jawab,” tegas Ayep Zaki dalam amanatnya.
Bersamaan dengan apel perdana tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi juga meluncurkan Bank Sampah Setda sebagai langkah konkret membangun kepedulian lingkungan yang dimulai dari internal pemerintahan. Program ini diharapkan menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.
Ayep Zaki menjelaskan, penguatan pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus penting pembangunan kota ke depan, seiring dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp650 miliar.
Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga berkomitmen menurunkan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor dan peran aktif seluruh ASN.
“Bank Sampah Setda ini bukan sekadar program simbolis, tetapi wujud komitmen kita membangun budaya peduli lingkungan. Jika dari internal pemerintah sudah tertib, maka kita bisa menjadi teladan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh ASN untuk tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi teladan dan penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
“Saya mengajak seluruh ASN menjadi contoh yang baik, penggerak perubahan, dan penjaga integritas. Bersama-sama kita wujudkan Kota Sukabumi yang lebih bercahaya, maju, dan berkelanjutan,” pungkas Ayep Zaki.
Apel perdana ini menjadi penanda awal keseriusan Pemerintah Kota Sukabumi dalam menata kinerja birokrasi sekaligus memperkuat arah pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.






