LINGKARPENA.ID | Suasana pelaksanaan Pilkada serentak di Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, meskipun masih dalam kondisi pembenahan pasca dilanda banjir, Rabu (26/11) berjalan lancar. Warga tetap antusias datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya.
Demikian hal itu dikemukakan Kapolsek Purabaya Iptu Ruskan Hermawan, S.H kepada lingkar pena.id. Menurutnya, banjir yang terjadi di Kecamatan Purabaya merupakan banjir tahunan yang biasa terjadi, sehingga tidak terdampak pada pelaksanaan pilkada serentak.
“Itu kan banjir yang biasa terjadi di Purabaya. Tapi kondisi itu tidak menyurutkan warga untuk datang ke TPS. Alhamdulilah banjir tidak berdampak pada pelaksanaan pilkada,” tandas Iptu Ruskan.
Sementara Camat Purabaya, Sri Yuliani, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mengapresiasi pada tingkat kehadiran masyarakat Kecamatan Purabaya untuk menyalurkan hak pilihnya pada pelaksanaan pilkada serentak 2024, meskipun masih dalam kondisi pasca bencana banjir.
“Alhamdulilah tingkat kehadiran masyarakat Purabaya diatas 51 persen dalam pelaksanaan pilkada tahun ini. Dan bencana banjir kemarin tidak berpengaruh secara signifikan,” kata Sri Yuliani.
Diberitakan lingkar pena.id sebelumnya, pada Selasa (26/11) guyuran hujan berdurasi lama di sebagian Kecamatan Purabaya, memicu meluapnya air Sungai Cibening. Puluhan rumah dan lima hektar lahan persawahan milik warga terdampak.
Akibat luapan air Sungai Cibening, dikatakan Sri Yuliani, ada tiga desa yang terdampak, yaitu Desa Purabaya, Neglasari dan Desa Pagelaran.
“Ketiga desa ini memang sangat rawan banjir jadi kita tinjau dan berikan dukungan himbauan,dan kami dari forkopimcam Purabaya juga mengajak para kepala desa nya untuk tetap monitoring keselamatan warganya,” pungkas Sri Yuliani.






