LINGKARPENA.ID | Dalam forum yang penuh semangat dan kolaborasi, Kepala Bappelitbangda (Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah) Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, berbicara tentang Rancangan Awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2026.
Kegiatan yang digelar di Bale Pangripta, Bappelitbangda, ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk kepala perangkat daerah, camat, anggota DPRD, dan perwakilan BUMD.
Aep Majmudin menegaskan bahwa RKPD Kabupaten Sukabumi 2026 akan berfokus pada sektor-sektor vital, yaitu pertanian dan pariwisata, yang akan didukung oleh pengembangan UMKM, infrastruktur, serta ketahanan pangan.
“Kami masih mengacu pada RPJMD 2021-2026. Setelah pelantikan kepala daerah terpilih, kami akan segera menyusun RPJMD untuk langkah selanjutnya,” ungkap Aep dengan penuh harapan.
Lebih lanjut, Aep menjelaskan bahwa terdapat 17 indikator makro yang menjadi target prioritas bagi Kabupaten Sukabumi. Salah satu fokus penting adalah indikator mikro kemiskinan, yang akan menjadi perhatian khusus di wilayah Cikidang dan Kalapanunggal. “Kami berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan di daerah-daerah tersebut,” terangnya.
Aep berharap forum konsultasi RKPD 2026 ini dapat memberikan masukan berharga dari semua pihak yang terlibat, menciptakan pedoman yang jelas untuk pembangunan daerah.
“Kami ingin masukan dari semua unsur. Ini bukan hanya sekadar rencana, tetapi juga harapan untuk masa depan Kabupaten Sukabumi yang lebih baik,” bebernya.
“Dengan kolaborasi yang kuat dan visi yang jelas, Kabupaten Sukabumi bersiap untuk melangkah menuju pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” tandasnya.






