Bocah 4 Tahun Tewas Terseret Air Saluran Drainase di Cibadak Sukabumi

FOTO: Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD saat identifikasi di lokasi Bocah yang meninggal dunia di Cibadak akibat terseret air selokan Darainase pada Selasa (5/8).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Hujan yang menguyur di sebagian wilayah Kecamatan Cibadak pada Selasa (5/8/2025 ) menyisakan duka mendalam bagi keluarga Badrudin (41 Tahun) warga Kampung Kaum Kidul RT 02/02, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Duka itu dirasakan pasangan Badrudin dan Rani Rusmiasari (38) lantaran anak kesayangannya bernama Muhammad Irsyadudin (4 Tahun) dilaporkan meninggal dunia setelah dirinya terseret luapan air saluran drainase tak jauh dari rumahnya.

Baca juga:  Empat Siswa SD Dipersika Kepolisian Atas Dugaan Kasus Pengeroyokan Murid SDN di Sukabumi

Kejadian itu dibenarkan Miky, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan ( P2BK) Cibadak. Disampaikan Miky, sekitar puku 18.30 WIB hujan turun cukup deras, saat itu korban bermain di sekitar saluran drainase. Diduga saat bermain korban terpeleset dan jatun ke saluran yang airnya meluap.

“Saat bermain diduga Korban terpeleset dan jatuh ke saluran lalu terbawa arus air yang saat itu cukup deras dan masuk ke dalam gorong gorong sepanjang 200 meter,” ujarnya.

Baca juga:  Galian Proyek di Sukabumi Menewaskan Tiga Bocah

Pihak keluarga dibantu warga setempat dan pihak lainnya berusaha mencari keberadaan korban dengan menyisir saluran dan gorong gorong. Usaha pencarian membuahkan hasil.

“Sekitar pukul 16.44 WIB korban ditemukan warga di sekitar gorong gorong lokasinya belakang PT. Daehan Global Karangtengah,” tambah Miky.

Upaya pencarian melibatkan aparat Pemdes Karangtengah, Babinsa, Bhabinmas, Satpol PP, Karang Taruna, BPBD Kabupaten Sukabumi, P2BK Pramuka dan Relawan Kroscek Cibadak, serta pihak keamanan PT. Daehan Global.

Baca juga:  Ini Ungkapan Ema, Bibi Samson Sukabumi Usai Tagedi Berdarah

Pos terkait