LINGKARPENA.ID | Kecelakaan lalulintas yang menewaskan salah satu pemotor di ruas Jalan Nasional, Jalan Cikaso-Tegalbuleud pada Minggu 26 Januari 2025 malam, merupakan bukan korban tabrak lari.
Kecelakaan lalu lintas, itu dialami dua pngendara sepeda motor yang berboncengan, yang menewaskan satu korban setelah mereka menabrak bak belakang truk yang sedang berhenti di pinggir jalan.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Cikaso, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Minggu (26/1/2025) pukul 18.15 WIB.
HA (16) tahun merupakan salah satu korban asal warga Kampung Caringin, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, mengalami luka berat pada bagian wajah .
“Karena luka yang dialami HA cukup parah, sehingga nyawa korban tidak tertolong dan korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra dalam pesan singkatnya,
Diungkapkan Iptu Ade Hendra, kejadian itu berawal sekitar pukul 18.15 WIB dua pengendara sepeda motor berboncengan melaju dari arah Cidahu menuju Surade. Namun tepat di TKP pemotor tersebut menabrak bagian belakang truk bernopol F 8162 TB yang sedang berhenti.
Kedua pengendara motor tergeletak dengan luka berat pada bagian wajah dan tangan. Keduanya itu mengalami perdarahan, luka pada muka. Bodi depan motor Honda Beat Pop No Pol F 6115 UAN rusak, kemudi bengkok dan perisai pecah. Bak truk rusak ringan, lampu belakang kanan pecah.
“Saat kejadian kondisi sedang hujan lebat. Kedua korban mengalami luka parah, HA mengalami luka pada bagian atas hidung, bibir. Dan AMM mengalami luka pada bagian pelipis mata bagian kiri. Kedua korban dilarikan ke RSUD Jampangkulon,” tandas Iptu Ade Hendra.
Identitas pemotor, kata Iptu Hendra, keduanya tercatat sebagai pelajar. Masing masing HA (16) dan AMM (16),
dan keduanya beralamat sama, Kampung Caringin RT 004/006, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.
Sementara pengemudi truk bernama Dinda Setiawan (36) warga Kampung Cigaru RT 14/02, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.
“Korban meninggal dunia akan di bawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Sementara korban atas nama AMM masih dilakukan tindakan di RSUD Jampang Kulon,” pungkas Iptu Ade Hendra.






