Bupati Sukabumi Buka Hari Kesehatan Nasional di Wilayah VI Sukabumi

FOTO: Bupati Sukabumi H Maarwan Hamami saat membuka HKN ke 60 se Wilayah VI Kabupaten Sukabumi di Gedung Opak Jampang, Rabu (23/10).| dok: Jajang S

LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi Drs. Marwan Hamammi membuka secara resmi acara gebyar peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 60 se-Wilayah 6 Jampangkulon, bertempat di Gedung Opak Jampang, Jalan Cirangkong Kelurahan/Keamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/10/2024).

Dengan mengusung tema “Melanjutkan Karya Membangun Generasi Sehat Berkualitas Zero stunting, gebyar HKN tingkat Kabupaten ini dihadiri Bupati Sukabumi H Marwan Hamami, Kepala Dinas Kesehatan, Camat se-wilayah 6 Pajampangan, Kapolsek Jampangkulon – Ciemas- dan Surade, Kepala Puskesmas, serta Ibu penggerak PKK.

Para Kepala Puskesmas se wilayah VI dan Forkopimcam.| Jajang S

Gebyar tersebut diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan beberapa perlombaan seperti pemberian santunan stunting dengan sasaran ibu hamil KEK, balita stunting dan anak yatim, lomba dai cilik, lomba senam kreasi, lomba paduan suara, lomba penyuluhan kader dan pelayanan KB gratis.

Baca juga:  Tujuh Puskesmas Disambangi Kapolres Sukabumi Kota

Bupati Sukabumi H Marwan Hamami menekankan tenaga kesehatan di wilayah Pajampangan agar mampu mengevaluasi berbagai program kesehatan yang terintegrasi dan mampu menyelesaikan berbagai isu kesehatan yakni isu stunting.

“Saya titip para tenaga kesehatan di wilayah untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,”pintanya.

Nakes yang notabene nya sebagai ujung tombak pembangunan manusia, H Marwan menginginkan adanya terobosan yang membawa perubahan sosial secara signifikan terhadap lingkungan dan masyarakat.

Baca juga:  Bupati Sambut Kunjungan dan Dukung Program BNNK

“Bantu kondisi kesehatan di wilayah oleh peran Bapak/Ibu. Nakes, disamping berfokus kepada kesehatan masyarakat, juga berperan penting dalam mencermati berbagai isu kesehatan,” imbuhnya.

Karenanya, Bupati berharap seluruh nakes bisa memberikan dampak positif dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Agus Sanusi saat membeikan sambutan.| Jajang S

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Agus Sanusi menuturkan, ada empat indikator yang harus dimiliki seorang tenaga kesehatan diantaranya indikator promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Baca juga:  Percepatan Herd Immunity, Polres Sukabumi Kota Genjot Vaksinasi

“Apabila keempat hal ini dilakukan, maka Kabupaten Sukabumi mampu mencetak generasi bangsa yang berkualitas untuk menyongsong indonesia emas dimasa depan,”jelasnya.

Kadis mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta berperan aktif dalam upaya menjaga lingkungan.

“Lindungi diri dan keluarga dari berbagai isu penyakit. Terapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai bentuk transformasi kesehatan untuk indonesia maju,” ajaknya.

Pos terkait