LINGKARPENA.ID | Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran. kegiatan ini berlangsung di Kampung Simpang Bungur RT 09/03 Desa Bojonggenteng, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Senin (16/06/2025).
Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Vikry menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi ini untuk memberikan pemahaman kepada lapisan terbawah masyarakat.
“Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini sangat baik dan bagus karena kita bisa langsung ke lapisan masyarakat untuk memberikan materi sekaligus prakteknya. Karena yang kita latih bukan hanya teori tapi lebih keberanian menghadapi api ketika ada kebakaran mereka tidak panik, tidak perlu lari-lari atau berteriak segera padamkan kalau memang itu masih menjadi api awal gituh,” ujarnya.
Vikry mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Dinas Pemadam Kebakaran yang bertujuan untuk menanamkan pemahaman serta kemampuan dasar kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran dan cara penanggulangannya secara mandiri. Dengan melibatkan warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, tokoh pemuda, ketua RT/RW hingga pelajar, sosialisasi ini disambut antusias oleh masyarakat setempat.
“Dalam kegiatan yang berlangsung selama beberapa jam tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai penyebab umum kebakaran rumah tangga, teknik dasar pemadaman api awal, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta prosedur evakuasi darurat. Tim dari Dinas Damkar juga memperagakan langsung simulasi pemadaman api menggunakan karung basah, alat pemadam sederhana, dan demonstrasi penggunaan APAR yang dapat diaplikasikan di lingkungan tempat tinggal warga,” bebernya.
“Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif ini, Dinas Damkar ingin membentuk masyarakat yang tanggap, sigap, dan mandiri dalam menghadapi situasi darurat, sehingga risiko korban jiwa dan kerugian harta benda akibat kebakaran dapat ditekan secara signifikan,” tutupnya.






