Di Hut Asita, Dispar Sukabumi Tegaskan Pentingnya Sektor Pariwisata dalam Perekonomian dan pemberdayaan Masyarakat

LINGKARPENA.ID | Usung tema “Dari Pariwisata untuk Indonesia Mendunia” DPC Association of Tours & Travel Agencies (ASITA) atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia Kabupaten Sukabumi merayakan Hut ke-54 di Hotel Augusta Cikukulu Sukabumi beberapa waktu lalu.

 

Tema tersebut menurut Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Luki Mufti, menegaskan pentingnya sektor Pariwisata dalam perekonomian dan pemberdayaan masyarakat Indonesia.

 

Umtuk itu Luki Mufti meyakini bahwa di usia ke-54 ASITA menjadi bukti nyata dari seluruh kerja keras dan inovasi dari seluruh pengurus Asita di seluruh Indonesia.

Baca juga:  Longsor Tutup Jalan Cisarua Nagrak

“Kami ucapkan selamat untuk ASITA di usianya yang memang sudah dewasa ya 54 tahun itu bukti nyata dari seluruh kerja keras dan inovasi pengurus Asita di seluruh Indonesia,” ujarnya.

 

Luki menegaskan ASITA menjadi mitra strategis Pemda dalam hal ini Dinas Pariwisata untuk sama-sama memajukan wisata, khususnya di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Toko Kosmetik di Kabandungan Sukabumi Terbakar

“Anniversary ASITA yang dirangkaikan dengan kick off meeting program kerja 2025 tersebut, turut dihadiri Penasihat DPC ASITA Dadang Hendar, Ketua Komisi IV DPRD, Dinas Pariwisata, dan Stakeholder Pariwisata Kabupaten Sukabumi,” imbuhnya.

 

Sementara itu Ketua DPC ASITA Kabupaten Sukabumi Tony Suntara menyampaikan bahwa Sektor pariwisata bukan hanya sekedar destinasi dan atraksi, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap perekonomian bangsa, penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga:  Dorong Kehadiran Pemilih, Pemdes Cipeundeuy Surade Intruksi RT RW

“ASITA berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah atau pentahelix pemerintah dalam menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan berkualitas untuk Indonesia,” ujarnya.

 

Dirinya berharap peringatan HUT tersebut dapat menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara berbagai elemen pariwisata di kabupaten Sukabumi.

“Serta membuka ruang untuk berbagi pengalaman, berdiskusi dan merumuskan langkah strategis bagi kemajuan sektor pariwisata,” pungkasnya.

Pos terkait