Di Monitoring LKPJ 2021 Komisi I DPRD, Camat Cidolog Sampaikan Ini?

Camat Cidolog Hasanudin saat menyampaikan aspirasinya di rapat monitoring LKPJ triwulan 2021 kepada Komisi I DPRD di Pendopo Sukabumi, Kamis (7/4/2022) kemarin.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Kecamatan Cidolog mendapatkan apresiasi dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman dan anggota dirapat monitoring LKPJ Triwulan 2021 yang digelar di Pendopo Sukabumi, Kamis (7/4/2022) kemarin.

Apresiasi itu atas capaian pelunasan Pajak Bumi dan Bagunan (PBB) diketahui seratus persen rampung. Dalam rapat Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) triwulan 2021 tersebut Kecamatan Cidolog salah satu Kecamatan terbaik di Kabupaten Sukabumi soal PBB.

Seperti disampaikan langsung oleh Hasanudin Camat Cidolog kepada wartwan usai penyampaian LKPJ 2021 terkait PBB Kecamatan Cidolog. Menurutnya setiap tahun dari lima desa di Kecamatan Cidolog capaiannya selalu tepat waktu.

Baca juga:  Ribuan Botol Miras Diungkap Polres Sukabumi

“Jadi PBB ini jelas merupakan salah satu pokok andalan Pendapatan Asli Daeah (PAD) itu tersendiri,” terang Hasanudin.

Selain itu menurut Hasanudin Cidolog setiap tahunn PBB Kecamatan Cidolog selalu lunas tidak pernah ada tunggakan.

“Setiap tahun Kecamatan Cidolog selalu mendapatkan reward dua unit sepedah motor dari pemerintah daerah (Pemda). Target untuk tahun 2022 ini masih sama dua unit motor,” terangnya.

Baca juga:  Dinas PU Sukabumi Siapkan Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan Ahmad Yani

Dijelaskan Hasanudin, untuk tahun ini dua desa sudah lunas PBB. Sementara untuk tiga desa lainnya masih dalam proses perjuangan untuk capaian target seratus persen dengan Wajib Pajak (WP) 3000 (tiga ribu) wajib pajak dari lima desa dengan nilai 650 juta (enam ratus lima puluh juta rupiah).

“Pada bulan juli insya Allah sudah lunas,” seperti dijelaskan Camat Cidolog saat pelaporan LKPJ pada rapat monitoring Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi itu.

Baca juga:  Komisi I DPRD Apresiasi Prestasi Pelunasan PBB di Sukabumi, Namun?

Lanjut Hasanudin, namun ada beberapa permasalahan yang saya sampaikan pada rapat tadi, terkait infrastruktur jalan Kabupaten dimana masih ada jalan sepanjang 30 kilometer saat ini kualitasnya jauh dari layak.

“Mudah-mudahan dengan prestasi kami dibidang PBB ini bisa menjadi pertimbangan pemerintah untuk menjadi prioritas pembagunan jalan. Ya sebagaimana di ketahui oleh bapak-bapak anggota Dewan tadi,” tandasnya.

Pos terkait