Diterjang Longsor Rumah Nyaris Ambruk di Parungkuda

Rumah tinggal milik Ence Sudrajat di Kampung Warung Ceuri, Desa Landeuh, Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, nyaris ambruk setelah diterjang material longsoran yang terjadi pada Jumat sore (24/6/22).| Foto: P2BK

LINGKARPENA.ID | Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi diwilayah Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat 24 Juni 2022 menyebabkan bencana longsor.

Bencana alam longsor terjadi di Kampung Warung Ceuri RT 14/06 Desa Landeuh, Kecamatan Parungkuda. Akibatnya satu rumah milik Ence Sudrajat yang dihuni oleh 5 jiwa tertimpa material longsoran sehingga dinding rumah ambruk.

Baca juga:  Kisah Pilu: Sang Tuna Wisma Selama Belasan Tahun, Baraya Slamet Menjawabnya

Berdasarkan laporan tertulis petugas penanggulangan bencana kecamatan (p2bk) Parungkuda, yang disampaikan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Nanang menyampaikan bencana terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

“Berawal hujan deras lalu terjadi longsor. Material longsor dengan panjang 7 meter dengan ketinggian 2 meter dan lebar 1 meter, menerjang bagian kamar rumah milik pak Ence. Satu kamar rusak nyaris ambruk,” terangnya.

Baca juga:  Longsor di Parungkuda Timpa Rumah dan Putus Jalan Lingkungan

Petugas lapangan BPBD segera berkoordinasi dengan pihak muspika kecamatan dan organisasi kemanusiaan serta relawan lainnya. Pihaknya segera melakukan asesmen serta pendataan ke lokasi bencana di Kampung Warung Ceuri tersebut.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka atas insiden bencana ini. Semua jiwa dalam keluarga itu selamat. Kerugian masih dalam penghitungan pihak pemerintah desa setempat,” tambahnya.

Baca juga:  Rumah di Nyomplong Terbakar, Petugas Damkar Kota Sukabumi Padamkan Api dalam 20 Menit

Dilokasi bencana dibutuhkan sejumlah 50 karung plastik guna dilakukan penahan tanah agar tidak terjadi longsor susulan untuk sementara waktu.

Warga turut dihimbau oleh petugas agar meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca masih ekstrem saat ini.**

Pos terkait