DPC JTM Waluran Lantik Enam DPAC, Ketua Umum Tekankan Persatuan “Ngahiji Ngajadi Hiji”

LINGKARPENA.ID | Dewan Pengurus Cabang (DPC) Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, secara resmi melaksanakan pelantikan enam Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) JTM se-Wilayah Waluran, pada Minggu (1/2/2026).

 

Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum JTM H. Hendra Permana, S.Sos., MM, Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Waluran Yusuf Suherlan, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Sukabumi, Danposramil Waluran, para kepala desa se-Kecamatan Waluran, jajaran pengurus DPC JTM Wilayah VI, unsur organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta undangan lainnya.

 

Enam DPAC JTM yang dilantik dalam kegiatan tersebut masing-masing DPAC Waluran Mandiri, DPAC Waluran, DPAC Mekarmukti, DPAC Mangunjaya, DPAC Sukamukti, dan DPAC Caringinnunggal.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum JTM H. Hendra Permana menegaskan bahwa Paguyuban JTM merupakan wadah silaturahmi yang terbuka bagi seluruh masyarakat Pajampangan tanpa membedakan latar belakang organisasi, profesi, maupun status sosial.

 

“Paguyuban adalah tempat berkumpul. Siapapun Anda, selama merasa menjadi orang Jampang, mari kita bergabung bersama di Paguyuban. Ini adalah tempat kita berkumpul, ngahiji, ngajadi hiji,” ujar Hendra.

Baca juga:  Cegah Tawuran Pelajar, Ini yang Dilakukan Polisi

 

Ia menekankan bahwa jargon ngahiji ngajadi hiji bukan sekadar slogan, melainkan sebuah proses yang membutuhkan upaya bersama. Menurutnya, persatuan tidak akan terwujud tanpa kesadaran kolektif untuk membuka ruang komunikasi dan mengesampingkan ego masing-masing.

 

“Kita tidak akan ngajadi hiji kalau tidak ada upaya dari kita semua. Dari awal, tujuan kita jelas, menjadikan orang Jampang bersatu. Ketika diurai, benang kusut itu sebenarnya satu, yaitu persaudaraan,” katanya.

 

Lebih lanjut, Hendra mengulas sejarah panjang orang Jampang yang berasal dari berbagai garis keturunan, seperti Galuh, Sukapura, Sumedang Larang, hingga Cirebon. Para leluhur tersebut, kata dia, datang ke wilayah Pajampangan dengan perjuangan dan membawa nilai luhur berupa agama Islam serta budaya Sunda yang hingga kini masih hidup, salah satunya seni pencak silat.

 

“Karuhun kita datang ke Jampang membawa nilai yang luar biasa, agama Islam dan budaya Sunda. Itu yang harus kita rawat. Dengan paguyuban, penghalang komunikasi bisa kita urai, sehingga kita tidak lagi mengedepankan ego atau kekerasan, tetapi komunikasi yang baik,” tegasnya.

 

Sementara itu, Sekmat Waluran Yusuf Suherlan dalam sambutannya mengapresiasi peran JTM sebagai wadah silaturahmi yang mampu merangkul berbagai elemen masyarakat.

Baca juga:  Lapas Warungkiara Gandeng BNNK dan PMI Bersinergi Gelar Rangkaian HDKD Ke 77

 

“Alhamdulillah, Pak Ketua Umum hari ini menjadi sosok yang bisa mengorganisir Ormas, OKP, dan unsur lainnya. Karena Paguyuban itu adalah forum silaturahmi. Mudah-mudahan pelantikan DPAC ini menjadi motor, generator, dan energi bagi masyarakat Waluran,” ungkapnya.

 

Yusuf berharap pengurus DPAC yang baru dilantik mampu menjalankan peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat komunikasi, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

 

Pada kesempatan yang sama, Dewan Penasehat DPC JTM Kecamatan Waluran, Badru Tamam, menekankan pentingnya nilai kejujuran, keberanian, dan kepedulian sosial dalam menjalankan amanah organisasi, terutama bagi pengurus yang membawa simbol dan filosofi Siliwangi.

 

“Siapa pun yang menggunakan nama atau merasa bagian dari Siliwangi, harus menjunjung tinggi kejujuran, bersikap satria, mencintai rakyat, dan menjaga wibawa. Jika itu dijalankan, hidupnya akan mulia, sebaliknya bisa hancur bila disalahgunakan,” tegasnya.

 

Badru Tamam juga menyoroti potensi besar wilayah Pajampangan yang dinilai belum tergarap maksimal, mulai dari sektor sumber daya alam, ekonomi, sosial, hingga budaya. Ia mendorong JTM untuk berani mengusulkan dan mengawal aspirasi masyarakat kepada pemerintah secara konstitusional.

Baca juga:  Pengurus DPC JTM Kecamatan Cimanggu Sukabumi Dilantik

 

“Kekayaan alam kita melimpah, laut ada, tambang ada. Tapi anak-anak kita masih banyak yang mencari kerja ke kota. Ini harus kita pikirkan bersama. Paguyuban harus hadir membantu masyarakat, baik sosial, budaya, maupun keamanan,” katanya.

 

Ia juga mengajak JTM untuk bersinergi dengan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat kegiatan silaturahmi rutin sebagai sarana mempererat persaudaraan.

 

Sementara itu, Ketua DPC JTM Kecamatan Waluran, Mardi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan pelantikan tersebut.

 

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi hingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami juga menitipkan pesan kepada pengurus DPAC yang baru dilantik agar dapat bersinergi dengan pemerintah serta berperan aktif dalam membangun kebersamaan dan kemajuan wilayah,” ujarnya.

 

Dengan dilantiknya enam DPAC JTM se-Wilayah Waluran, diharapkan Paguyuban Jampang Tandang Makalangan semakin solid sebagai wadah pemersatu masyarakat Pajampangan serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, keamanan, dan pembangunan daerah.

Pos terkait