LINGKARPENA.ID | Dewan Pengurus Pusat (DPP) Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) resmi melantik 14 Dewan Pengurus Cabang (DPC) Koordinator Wilayah Sukabumi Utara. Pelantikan tersebut digelar di Kampung Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/12/2025).
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Staf Ahli Bupati Sukabumi Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Drs. Tri Romadono Suwardianto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, unsur Forkopimcam Cisaat, para ketua organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.
Sebanyak 14 DPC JTM yang dilantik untuk wilayah Sukabumi Utara meliputi DPC Lembursitu, Caringin, Kadudampit, Cikembar, Parungkuda, Cisaat, Sukabumi, Cidahu, Ciambar, Cicantayan, Cibeureum, Warudoyong, Baros, dan Citamiang.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Jampang Tandang Makalangan (JTM) H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar selama empat tahun ke depan.
“Kejadian hari ini adalah sebuah peristiwa yang bisa kita ingat bersama, karena mungkin hanya empat tahun sekali kegiatan ini bisa terlaksana. Namun, pelantikan bukanlah tujuan akhir, justru setelah ini adalah bagian utama yang akan menentukan,” ujarnya.
Hendra menekankan pentingnya tidak terjebak pada sekadar program dan kegiatan formal organisasi. Menurutnya, JTM memiliki jargon perjuangan yang harus benar-benar diimplementasikan, yakni Ngahiji Ngajadi Hiji.
“Jargon kita adalah Ngahiji Ngajadi Hiji Ini ditetapkan karena kita menyimpulkan selama ini orang Jampang itu susah untuk ngahiji. Bahkan sering kali saling bersaing, silih tengkas, silih siap, dan tidak jarang justru senang dengan percekcokan dan perselisihan,” ungkapnya.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi tantangan bersama, terlebih di era media sosial yang semakin memperlihatkan konflik terbuka. Oleh karena itu, DPP JTM dalam beberapa tahun terakhir membangun pola komunikasi dan koordinasi yang sederhana namun efektif melalui silaturahmi langsung.
“Kami membangun silaturahmi dari rumah ke rumah, dari kantor ke kantor, dari pengajian ke pengajian, dari tempat berkumpul ke tempat berkumpul. Kantor DPP itu hanya tempat berkumpul, yang penting ada kopi, ada rokok, bisa ngobrol bareng. Insyaallah, kalau obrolan nyambung, persoalan bisa terurai dengan sendirinya,” katanya.
Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa struktur DPP JTM memiliki 16 bidang lengkap dengan departemen dan sumber daya manusia yang mumpuni. Namun demikian, pihaknya tidak ingin organisasi terjebak pada rutinitas administratif semata.
“Semua yang terlibat dalam kepengurusan adalah orang-orang yang punya kesiapan untuk berbuat lebih jauh untuk Jampang,” tegasnya.
Sebagai contoh kontribusi nyata kepada masyarakat, Hendra menyoroti keberadaan Lembaga Bantuan Hukum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (LPBH JTM) yang berada di bawah Bidang Hukum.
“Kita sudah punya LPBH Jampang Tandang Makalangan. Walaupun kita sedang mengejar standar, grade, dan registrasi, ternyata lebih banyak permasalahan yang bisa kita selesaikan melalui pendekatan restorative justice,” pungkasnya.
Pelantikan 14 DPC JTM Korwil Sukabumi Utara ini diharapkan menjadi momentum penguatan persatuan masyarakat Jampang, sekaligus mendorong peran aktif organisasi dalam menjaga harmoni sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.






