LINGKARPENA.ID | Dua pelajar di Sukabumi mengalami luka-luka serius usai keduanya berkelahi. Sebelum melakukan aksinya mereka janjian untuk melakukan sparing partner itu melalui media sosial.
Duel ala gladiator yang dilakukan pelajar itu berlangsung di Tempat Pemakaman Umum ( TPU ) di Kampung Kabandungan Binong RT.01/11, Desa Parungseah Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, pada Rabu ( 19/2 ) sekira pukul 18.00 WIB.
Diungkapkan Kasubsi Pengelola Inpormasi Dokumentasi dan Multi Media (PIDM), Polres Sukabumi Kota, Ipda Ruli Bahtiarudin, kedua pelajar yang terlibat perkelahian itu masing masing berinisial SA (16) tahun warga Kampung Cijambe Kabupaten Sukabumi dan IL (16) tahun, warga Kampung Selabintana Kulon, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi.
“Akibat perkelahian itu keduanya mengalami luka luka, dan keduanya dilarikan ke RSUD Syamsudin SH Sukabumi Kota untuk mendapat perawatan medis,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata Iptu Ade Ruli, akibat duel itu IL mengalami luka sayatan dibagian belakang punggung, bagian paha kanan, dan dibagian tangan. Sementara SA mengalami luka sayatan pada bagian hidung hingga ke mulut.
Kronologis kejadian ungkap Iptu Ade Ruli, pada Kamis ( 19/2 ), sekira pukul 17.00 WIB, dua kelompok pelajar, yakni kelompok IL dan kelompok SA janjian melalu media sosial Instagram untuk melakukan perkelahian dengan menentukan titik kumpul di TPU di Kampung Kabandungan Binong, Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi.
“Sebelum peristiwa itu terjadi para pelajar ini janjina melalui media sosial untuk berkelahi dengan menentukan titik kumpulnya di TPU Kampung Kabandungan Binong. Sebelumnya mereka berkumpul di kawasan Cigunung, lalu sebanyak enam orang pelajar dengan menggunakan dua sepeda motor mereka berangkat menuju TPU. Setibanya di lokasi yang ditentukan, dua kelompok pelajar ini saling serang. Dua orang lainnya menjaga sepeda motor,” jelas Ipda Ade Ruli kepada lingkarpena.id Kamis (20/2/2025).
Lanjut kata Ade Ruli, setelah aksi perkelahian dilakukan dua orang terluka parah, SA mengalami luka bacok di bagian muka, kemudian dibawa oleh kelompoknya ke RS. SETUKPA, oleh RS SETUKPA diarahkan ke RS. R. Syamsudin.
Sementara korban satunya IL, dibawa oleh kelompoknya ke Mantri Fahmi di daerah Palasari. Namun, karena mengalami luka tusuk yang cukup serius akhirnya korban dirujuk ke RSUD R.Syamsudin Kota Sukabumi.
Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian. Polsek Sukabumi sudah melakukan pengecekan korban, mencari saksi-saksi, pengecekan TKP dan akan berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota.






