Bencana Kembali Terjadi di Tiga Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

FOTO: Bencana alam kembali terjadi di Tiga Kecamatan di Kabupaten Sukabumi dalam dua hari ini.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sejumlah peristiwa kebencanaan, mulai tanah longsor hingga kebakaran, kembali terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi pada Rabu, 19 Februari 2025.

BPBD Kabupaten Sukabumi dalam rilisnya menyebut peristiwa kebencanaan itu masing masing terjadi di Kecamatan Pabuaran, Kecamatan Gunungguruh dan Kecamatan Simpenan.

Di Kecamatan Simpenan, tepatnya di Kampung Cimapag RT 03/09, Desa Loji, terjadi tanah longsor di ruas jalan nasional Bagbagan – Kiaradua. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 05.00 WIB. Akibat kejadian itu arus lalu lintas sempat terganggu.

Baca juga:  Sejumlah Rumah Rusak Tertimpa Pohon di Warungkiara Sukabumi

“Selasa kemarin disini pun terjadi longsor hanya dalam skala kecil. Akibat semalaman diguyur hujan longsor susulan kembali terjadi, dan itu cukup signifikan. Lalu lintas sempat terhambat,” kata Dandi Sulaeman, P2BK Simpenan.

Berkat kerjasama Forkopimcam dan masyarakat setempat, kata Dandi, material longsoran yang menutupi badan jalan berhasil ditangani, sehingga arus lalu lintas yang sempat terhambat bisa diatasi.

“Alhamdulilah dalam peristiwa ini tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa,” tandasnya.

Akibat cuaca ekstrim berupa hujan deras berdurasi lama yang terjadi di wilayah Kecamatan Gubungguruh, mengakkbatkan ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT) pada jalan penghubung antar dua desa, yakni Desa Cibentang dengan Desa Cikujang.

Baca juga:  Kadisperkim Kab Sukabumi Hadiri Pelantikan Pengurus Korwil Apersi Sukabumi-Cianjur, Begini Pesannya

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan ( P2BK) Gunungguruh, Ade menyebutkan, TPT dengan panjang 25 meter dan tinggi 1,5 meter, yang ada di Kampung Limus Nunggal RT 18/08, Desa Cibentang, ambrol pada sekira pukul 02.00 WIB.

“Penyebabnya karena curah hujan tinggi dalam durasi lama. Tapi alhamdulilah tidak ada korban jiwa. Akibat kejadian ini kerugian sekitar Rp 20 juta,” tutur Ade.

Baca juga:  Polisi Bongkar Pengiriman Obat Terlarang Via Jasa Exspedisi di Sukabumi

Sementara di Kecamatan Pabuaran, satu unit rumah warga yang dihuni 1 kepala keluarga dengan 7 jiwa, terletak di Kampung Gadung RT 10/06, Desa Ciwalat ludes terbakar. Peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB.

P2BK Pabuaran, Rida Yogasmar menyebutkan, peristiwa terbakarnya rumah milik Muhidin itu akibat terjadinya konsleting arus listrik.

“Pemilik rumah sudah diungsikan ke rumah kerabatnya. Kerugian materi masih dalam perhitungan. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Pos terkait