Polisi Bongkar Pengiriman Obat Terlarang Via Jasa Exspedisi di Sukabumi

Ribuan butir obat terlarang melalui jasa exkspedisi yang dibongkar pihak kepolisian, Sabtu (27/8/22).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kepolisian Polsek Cicurug Polres Sukabumi bekerjasama dengan Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI berhasil membongkar dan menggagalkan pengiriman obat keras terbatas melalui jasa pengiriman expedisi, Jumat malam (26/08/22) kemarin.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah melalui Kapolsek Cicurug Kompol Parlan mengatakan, berawal pihaknya mendapat telepon dari petugas Bea dan Cukai yang menginformasikan terdapat ada dua paket yang ada di expedisi Sicepat yang dicurigai.

Baca juga:  Satu dari Komplotan Pembobol ATM Asal Lampung Berhasil Diamankan Massa di Cicurug Sukabumi

“Atas informasi itu saya langsung memerintahkan beberapa anggota Reskrim mendatangi dan berkoordinasi dengan pihak expedisi Sicepat,” jelas Kompol Parlan, Sabtu (27/08/22) kepada awak media.

Kemudian, lanjut Parlan setelah dibuka dan diperiksa isi paket tersebut diketahui berisikan obat-obatan Tramadol dan Hexymer. Menurut Parlan paket obat keras terbatas itu berjumlah dua paket yaitu paket ke satu dengan nomor resi 00639029314 yang berisikan 1000 butir Hexymer dan 100 butir Tramadol, sedangkan paket kedua dengan nomor resi 001838184215 yang berisikan 200 butir Tramadol.

Pos terkait