LINGKARPENA.ID | Warga Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki laki di pantai Karang Daeu, Desa Girimukti pada Kamis, 20 Februari 2025.
Jasad tersebut diduga korban laka laut, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian Tim gabungan.
Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, S.H., membenarkan adanya peristiwa itu. Dikatakannya identitas korban diketahui bernama Wandi (16) tahun, warga Kampung Cibuti RT 003/006, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Sementara teman korban yang masih dalam pencarian adalah Erik ( 29 ) tahun, dengan alamat yang sama.
“Kedua korban yang sedang memancing menggunakan perahu di perairan Karang Daeu Cihurang terhempas gelombang cukup besar dan hilang tenggelam. Satu orang korban atas nama Wandi berhasil ditemukan di Pantai Cidaeu pada Kamis ( 20/2 ) sekira pukul 06.40 WIB, sementara rekan korban atas nama Erik hingga saat ini masih dalam pencarian,” kata AKP Tenda Sukendar kepada lingkar pena.id Kamis (20/2/2025).
Lanjut kata AKP Tenda, peristiwa itu bermula pada Rabu ( 29/2 ) sekira pukul 17.00 WIB, tiga warga Desa Girimukti yakni Wandi, Erik, dan Hendi, pergi memancing dengan menggunakan perahu congkreng menuju perairan Karang Daeu Cihurang.
Perjalan menuju lokasi mancing sekitar 20 menit. Sesampainya dilokasi, Wandi dan Erik lalu memilih tempat macing pada sebuah batu karang. Usai keduanya berada di atas batu karang, sementara Hendi balik arah kembali ke darat dengan tujuan akan memperbaiki perahu yang mengalami kerusakan pada bagian kincangnya.
“Sekitar pukul 18.15 WIB Hendi kembali untuk menemui kedua rekannya yang sedang memancing. Namun didapati kedua rekannya itu sudah tidak ada di tempat. Di duga keduanya jatuh ke Laut tersapu ombak karena kondisi gelombang laut dan angin cukup kencang,” terang Akp Tenda.
Mendapati kedua rekannya tidak ada di tempat selanjutnya Hendi kembali kedarat dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga setempat.
Sekitar pukul 06.40 WIB Korban Wandi ditemukan disekitar pesisir dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka, sedangkan korban atas nama Erik masih dalam pencarian.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas melaut karena cuaca saat ini terutama anginnya cukup kencang,” pungkas AKP Tenda Sukendar.






