LINGKARPENA.ID | Kota Sukabumi kembali diramaikan oleh gelaran seni budaya melalui Festival Sukabumi Suka Menari 2026 yang berlangsung di Plaza Gedung Juang 45, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Sukabumi sekaligus menyambut peringatan Hari Tari Sedunia.
Festival tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Sukabumi dengan berbagai komunitas seni, di antaranya Sukabumi Suka Menari dan Gaya Gita Studio, serta didukung oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Kehadiran sejumlah unsur pemerintah daerah, komunitas, hingga pelaku seni turut menambah semarak acara.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menilai kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kreativitas generasi muda serta upaya memperkuat identitas budaya daerah.
“Festival ini menunjukkan bahwa seni tari masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Bahkan sejak usia dini, anak-anak sudah mulai berani tampil dan mengekspresikan diri melalui gerak dan irama,” ungkapnya.
Beragam penampilan tari dari peserta berbagai usia menjadi daya tarik utama. Tidak hanya itu, perhatian pengunjung juga tertuju pada aksi dua penari yang menampilkan pertunjukan secara maraton selama 14 jam tanpa henti, sebagai simbol ketekunan dan kecintaan terhadap dunia tari.
Menurut Bobby, kegiatan berbasis kreativitas seperti ini memiliki dampak luas, tidak hanya dalam pelestarian budaya tetapi juga dalam menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
“Event seperti ini mampu menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah. Ketika orang datang, tentu akan berdampak pada geliat ekonomi lokal dan membuka peluang usaha bagi masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang karnaval yang sebelumnya digelar dalam rangkaian HUT Kota Sukabumi. Sejumlah kategori diumumkan, mulai dari perangkat daerah, instansi, hingga komunitas, yang menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan hari jadi kota.
Melalui penyelenggaraan festival ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap semangat kolaborasi antar elemen masyarakat semakin kuat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak ruang kreatif yang menjadikan Sukabumi sebagai kota yang dinamis, berbudaya, dan terus berkembang.






