LINGKARPENA.ID | Warga Kampung Cilumayan, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan di area pinggir kali, Rabu (16/9/2026) pagi.
Jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB di Kampung Cilumayan RT 003 RW 009, Dusun Cilumayan. Hingga saat ini, identitas perempuan tersebut belum diketahui dan masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan jenazah pertama kali ditemukan oleh Rosyidin, Ketua RT setempat, saat hendak menuju sawah.
“Sekitar pukul 07.15 WIB, Ketua RT melihat seseorang tergeletak di bawah pohon pisang, di sekitar pinggir kali yang terdapat semak-semak. Setelah diperiksa, diketahui bahwa orang tersebut merupakan seorang perempuan yang sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Okih.
Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah berjenis kelamin perempuan dengan tinggi badan sekitar 155 sentimeter. Korban memiliki ciri rambut keriting dan terdapat tato pada tubuhnya.
Saat ditemukan, korban mengenakan daster berwarna biru. Tidak terlihat adanya luka pada tubuh korban secara kasat mata. Di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah barang, di antaranya botol air minum dan pakaian.
“Untuk identitas korban sampai sekarang belum diketahui. Begitu juga penyebab kematiannya masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Kepolisian dan medis,” jelasnya.
Okih menambahkan, berdasarkan kondisi awal di lapangan, korban diperkirakan telah meninggal sekitar satu malam sebelum ditemukan. Namun, perkiraan tersebut belum dapat dijadikan kepastian karena waktu maupun penyebab kematian masih harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah menerima laporan, aparat Desa Pasirbaru bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Pihak Kecamatan Cisolok juga berkoordinasi dengan Polsek Cisolok, Puskesmas serta pihak Inafis Kepolisian untuk proses pemeriksaan dan identifikasi.
“Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan pemeriksaan medis maupun forensik serta proses identifikasi,” kata Okih.
Ia menyebutkan, selain pemeriksaan terhadap jenazah, petugas juga melakukan dokumentasi terhadap kondisi TKP dan barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi.
Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama Pemerintah Desa Pasirbaru dan unsur Forkopimcam, lanjut Okih, masih melakukan koordinasi terkait penanganan kejadian tersebut, termasuk upaya mengetahui identitas korban dan menemukan pihak keluarga.
“Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang. Kami juga terus berkoordinasi untuk proses identifikasi dan penelusuran pihak keluarga korban,” pungkasnya.
Hingga laporan ini dibuat, identitas jenazah perempuan tersebut maupun penyebab kematiannya belum dapat dipastikan. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah terdapat hasil pemeriksaan dari pihak Kepolisian dan medis.






