Hari Pendengaran Sedunia, RSUD Syamsudin SH “On The Move” Ke SMPN 1 Kota Sukabumi

FOTO: Penyuluhan kesehatan yang diprakarsai tim kesehatan RSUD R Syamsudin SH di SMP Negeri 1 Kota Sukabumi dalam rangka Hari Pendengaran Sedunia.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Dalam rangka Hari Pendengaran Sedunia Tahun 2025, Rumah Sakit Umum Daerah RSUD R Syamsudin SH, melakukan ‘on the move’ ke Sekolah Menengah Pertama SMP Negeri 1 Kota Sukabumi, bersama para ahli kesehatan.

Tak hanya SMP Negeri 1 Kota Sukabumi yang mendapat kunjungan pihak tenaga ahli kesehatan Rumah Sakit umum daerah Kota Sukabumi ini, tapi ada beberapa sekolah yang mendapat keesempatan kunjungan pada Hari Pendengaran Sedunia tersebut.

Kegiatan penyuluhan kesehatan ini dinakhodari dr. Kote Noordhianta, Sp.THTBKL., M.Kes. dan dr. Orlena D. Kartika, Sp.THTBKL. Para ahli ini mengajak sejumlah siswa untuk belajar bareng tentang pentingnya menjaga pendengaran. Acara tersebut disambut antusias oleh para pelajar SMP Negeri 1 Kota Sukabumi.

Baca juga:  Bappelitbangda Tegaskan Pancasila sebagai Landasan Pembangunan Sukabumi

“Hari Pendengaran Sedunia ini tepatnya diperingati setiap tanggal 3 Maret ya. Kegiatan ini kami lakukan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan telinga dan pendengaran,” ujar koordinator tim medis dr. Kote Noordhianta, Sp.THTBKL., M.Kes., dalam keterangannya.

Dalam kesempatan tersebut yang dihadiri ribuan siswa/i SMP Negeri 1 Kota Sukabumi, dr. Kote Noordhianta, Sp.THTBKL., M.Kes., juga berdialog interaktif besama para pelajar tentang apa saja bahaya yang dapat mengganggu kesehat telinga dan pendengaran, sampai cara membersihkan telinga yang aman dan benar.

Baca juga:  Dukung Pertanian, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Jaga Infrastruktur Irigasi

“Jadi, adik-adik harus tahu dan paham apa saja yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pendengaran ya. Itu bahaya disebabkan karena kita memakai headset terlalu lama dan volume besar,” jelas dr Kote.

Lebih lanjut dr Kote menjelaskan, tujuan dari peringatan Pendengaran Sedunia ini untuk mengubah persepsi keliru dan stigma terkait gangguan pendengaran. Selain itu juga memprovokasi tindakan untuk mengatasi gangguan pendengaran dan masalah terkait.

Baca juga:  Bappelitbangda Tegaskan Pengelolaan Terintegrasi Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu

“Kita harus menjaga kesehatan telinga dan mari kita manfaatkan momentum Hari Pendengaran Sedunia untuk lebih peduli dan proaktif dalam menjaga kesehatan pendengaran. Telinga sehat adalah investasi masa depan yang lebih sehat,” ajaknya.

Pos terkait