Heboh, Ikan Paus Besar Terdampar di Pantai Citepus Sukabumi

: Ikan paus yang terdampar di pantai citepus palabuhanratu.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Warga di sekitar Pantai Citepus Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi dihebohkan dengan kemunculan se- ekor ikan paus yang terdampar.

Misbah (53) warga sekitar mengatakan, pertama kali melihat ikan Paus terdampar sekitar pukul 09.00 WIB, saat itu tengah menjaga warungnya di bale bale, tiba tiba melihat ikan berukuran besar di pinggir pantai.

Karena penasaran, Misbah langsung melihat dan mendekati ikan tersebut yang ternyata itu merupakan Ikan Paus sehingga memberitahukan ke warga lainnya.

Baca juga:  Abdi Nagri Nganjang ka Warga, Lautan Manusia Banjiri Lapangan Patuguran Palabuhanratu

“Tadi lagi jagain bale warung. Melihat itu kayanya terdorong ombak pas besar, terbawa gak bisa ke tengah lagi,” ungkap Misbah kepada Lingkarpena.id. Rabu, (9/8/2023).

Setelah dilakukan pengecekan, lanjut Misbah, kondisi ikan paus pada bagian bawah atau perutnya terdapat luka bercak bercak merah, diduga akibat gesekan dengan pasir.

“Karena gesekan pasir sama benda tajam mungkin, kan pasir di laut itu tajam gak lembut kalau pasir laut itu, kalau kena ikan pasti ada bintik-bintik berdarah gitu,” jelasnya.

Baca juga:  Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kabupaten Sukabumi, Sampaikan Nota Raperda Perlindungan Masyarakat

Sementara itu, Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar membenarkan adanya temuan ikan paus yang terdampar, saat ini telah dilakukan evakuasi ketengah laut oleh personelnya dan dibantu masyarakat serta nelayan.

“Tadi sudah dilakukan evakuasi ke tengah, masih hidup, tadi ada luka-luka bekas gesekan pasir. Panjangnya kurang lebih 3 meter, beratnya diperkirakan 3 Kwintal, terus itu ada merah-merah tergerus sama pasir atau ada batu, karena di pantai ini kan rentan ada benda-benda keras,” terangnya.

Baca juga:  Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi Mendorong Transformasi Perencanaan dan Pengambilan Kebijakan Hasil Kajian Ilmiah

“Hampir sekitar 1 jam tadi juga itu belum bisa dievakuasi, tapi kita koordinasi dengan HNSI sama mitra nelayan juga untuk menggunakan perahu ditarik ke tengah,” tandasnya.

Pos terkait