LINGKARPENA.ID | Selama tiga hari tiga malam pencarian dua korban hanyut di Sungai Cibuni, warga Desa Sukaraja Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur Jawa Barat akhirnya ditemukan.
Kedua korban tersebut terbawa arus Sungai Cibuni, Desa Padasenang, Kecamatan Cidapap, Kabupaten Sukabumi. Korban merupakan Ibu dan Anak warga Kampung Begod RT 01/05 Desa Sukaraja, Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur.
Sarah Kori’ah (19) ditemukan pagi tadi sekira pukul 08;00 wib di Sungai Cibuni, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, oleh warga masyarakat sekitar.
“Iya, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Saat ditemukan pertama kali oleh warga kondisi mayat terapung,” jelas Kapolsek Sagaranten Polres Sukabumi, AKP Deni Miharja, pada keterangan resmi tertulisnya kepada Lingkarpena.id Sabtu (29/4/23).
Dijelaskan oleh AKP Deni, sehari sebelumnya pada Jumat (28/4/23) Saripah Binti Dayat (42) yang merupakan Ibu dari Sarah Kori’ah ditemukan sekira pukul 21;00 wib di Leuwi Lieur Sungai Cibuni. Mayat Saripah ditemukan di kawasan Desa Mulyasari Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.
“Tim SAR gabungan sudah 3 hari mencari keberadaan korban. Alhamdulillah kedua korban sudah ditemukan, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Kapolsek Sagaranten.
Diceritakan mengenai kronologis kejadian, sebelumnya korban Sarah Kori’ah tiga hari lalu melakukan Selfie pada sebuah batu di pinggir Sungai Cibuni. Sarah terpeleset dan jatuh ke sungai kemudian ditolong oleh Saripah (Ibu korban). Nahas keduanya hanyut terbawa arus sungai.
“Saat itu memang kondisi arus sungai Cibuni sedang deras, jadi korban langsung hanyut terbawa deras sungai Cibuni,” terangnya.
Korban kedua Sarah Kori’ah langsung dievakuasi Jajaran Polsek Sagaranten bersama BPBD, Tim SAR gabungan serta relawan Kecamatan dan warga masyarakat sekitar.
“Korban sudah dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka ke Desa Sukaraja, Kecamatan Kadupandak, Cianjur,” pungkasnya






