Diskominfosan Kabupaten Sukabumi Imbau Masyarakat Waspada Penipuan yang Mencatut Nama Wakil Bupati

LINGKARPENA.ID | Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan melalui telepon, pesan singkat, maupun aplikasi percakapan yang mengatasnamakan pejabat Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

 

Belakangan ini beredar nomor telepon +62 813-2578-931 yang diduga digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan mencatut nama Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E. Modus yang digunakan pelaku adalah menghubungi calon korban dengan dalih menawarkan bantuan, donasi, atau kepentingan tertentu untuk memperoleh kepercayaan masyarakat.

Baca juga:  Perkuat Transparansi dan Respons Aduan Warga, Pemkab Sukabumi Optimalkan PPID dan SP4N-LAPOR

 

Diskominfosan Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh langsung mempercayai setiap pesan atau panggilan yang mengatasnamakan pejabat daerah tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Apabila menerima komunikasi yang mencurigakan, masyarakat diminta untuk tidak memberikan data pribadi, informasi perbankan, kode OTP, maupun melakukan transfer uang dalam bentuk apa pun.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi Smart Citizen, yaitu bijak dalam menerima informasi dan selalu melakukan konfirmasi terhadap setiap pesan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah. Jangan mudah percaya terhadap nomor yang tidak dikenal, terutama jika disertai permintaan uang atau bantuan tertentu,” demikian imbauan Diskominfosan Kabupaten Sukabumi dalam akun resminya, yang dimuat pada Selasa (14/7/26).

Baca juga:  BEM UMMI Sukses Gelar BEM Gradual

 

Masyarakat juga diimbau untuk segera memblokir nomor yang terindikasi melakukan penipuan serta melaporkannya kepada pihak berwenang agar tidak semakin banyak korban yang dirugikan.

 

Diskominfosan berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga ruang digital yang aman dengan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Kewaspadaan dan verifikasi menjadi langkah penting dalam mencegah berbagai modus penipuan yang terus berkembang.

Baca juga:  Kapolres Sukabumi Silaturahmi ke SLBN Handayani Cibadak, Bagikan Makanan Bergizi dan Susu Gratis

 

“Saring sebelum sharing, cek sebelum percaya, dan laporkan apabila menemukan indikasi penipuan. Mari bersama wujudkan masyarakat digital yang cerdas, aman, dan waspada.” (adv).

Pos terkait