Ibu di Sukabumi Hendak Melahirkan Terjebak Longsor

FOTO: Beginilah kondisi Suryati, ibu malang yang hendak melahirkan terjebak bencana longsor.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Suryati (48) tahun ibu hamil asal Kampung Cikaramat RT 8/6, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, terjebak longsor saat hendak persalinan.

Suryati awalnya akan melakukan persalinan di RSUD Palabuhanratu. Namun ia harus mengurungkan niatnya karena terjebak longsor di Jalan Provinsi ruas Kiaradua – Bagbagan, tepatnya di Kampung Pamunguan, Kecamatan Simpenan, Kamis kemarin (6/3/2025).

Suryati yang tengah hamil tua sedianya akan di rujuk ke RSUD Palabuhanratu. Namun ambulan yang membawanya harus putar balik karena terjebak longsor di daerah Cimapag. Belum sampai ke Cigaru ambulan harus terhenti karena terjebak longsor di Kampung Pamunuan.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem, 7 Kecamatan di Sukabumi Kena Imbas

Informasi didapat, kondisi terkini jalan tersebut belum bisa dilalui kendaraan. Sementara hujan deras masih mengguyur wilayah Kecamatan Simpenan dan sekitarnya.

Kepala Puskesmas Simpenan, Ade Setiawan saat dikonfirmasi lingkar pena.id menuturkan, saat ini ibu hamil tersebut dalam kondisi baik.

“Saat ini kami masih melakukan perawatan pasien tersebut di rumah warga karena terkendala akses jalan. Tapi alhamdulilah kondisi pasien dalam keadaan baik,” kata Ade, Jumat ( 7/3/2025 ).

Baca juga:  Tiga Rumah di Tepi Sungai Cipelang Lembursitu, Terancam Longsor

Dijelaskan Ade, bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pertolongan dan pelayanan kepada Suryati dengan menugaskan dua tenaga kesehatannya, yakni Bidan Fitri dan Bidan Nur.

“Kami terus memantau perkembangan pasien tersebut dengan menurunkan nakes kami, yakni Bidan Nur dan Bidan Fitri. Alhamdulilah pasien dama kondisi baik,” ujarnya.

Tambah Ade, saat ini kedua nakes yang ditugaskannya masih berada di lokasi dimana pasien dirawat, di Kampung Pamunguan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

Baca juga:  Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Pabuaran Sukabumi, Damkar Terkendala Lokasi

“Kedua bidan kami sekarang masih berada disana dan dibantu warga setempat,” tambahnya.

Lanjut kata Ade lagi, pasien rencananya akan dievakuasi ke PKM Cigaru untuk mendapat penanganan lanjutan.

“Alhamdulillah kondisi pasien dalam keadaan baik,” pungkas Kapus Simpenan ini.

Pos terkait