Kantor Desa Balekambang Sukabumi Terbakar, Api Diduga dari Teko Listrik

Petugas Damkar saat melakukan identifikasi penyebab kebakaran Kantor Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Kamis (9/7).[ Foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Sebuah ruang di lantai dua Gedung Kantor Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Beruntung, kebakaran berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak meluas ke bagian bangunan lainnya.

 

Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di depan kantor desa. Melihat kepulan asap, warga segera menghubungi masyarakat sekitar dan melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di dalam gedung.

 

Tak lama kemudian, satu unit armada dari Pos Damkar V Cibadak tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api benar-benar padam.

Baca juga:  Viral! Dugaan Pungli di Jembatan Amblas Bojongkopo, Aparat Turun Tangan dan Siap Tindak Tegas

 

Wakil Komandan Pos Damkar Cibadak, Heri, menjelaskan pihaknya menerima laporan pada pukul 16.41 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

 

“Begitu laporan masuk, kami segera mengerahkan personel. Setibanya di lokasi, api sudah mulai ditangani warga menggunakan APAR. Petugas kemudian melakukan pemadaman secara menyeluruh hingga api padam dan situasi dinyatakan aman. Syukurnya tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” ujar Heri kepada lingkarpena. id

Baca juga:  Niat Berenang 6 Warga Bogor Terseret Ombak Ujung Genteng Satu Belum Ditemukan

 

Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan sumber api berasal dari sebuah teko pemanas air yang diduga masih tersambung ke aliran listrik hingga memicu kebakaran di ruangan lantai dua.

 

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, mengatakan koordinasi lintas instansi dilakukan segera setelah laporan diterima agar penanganan berlangsung cepat.

 

“Kami langsung melakukan asesmen ke lokasi, berkoordinasi dengan Damkar Pos V Cibadak serta unsur Forkopimcam Nagrak. Berkat kesigapan warga dan petugas, api berhasil dipadamkan sehingga tidak sempat menjalar ke ruangan lainnya. Dugaan sementara penyebabnya berasal dari teko pemanas air yang masih terhubung ke listrik,” kata Miky.

Baca juga:  Aksi Gruduk Pendopo Warga Nyalindung Korban Pergerakan Tanah Tuntut Kepastian Pembagunan Huntap 

 

Selain petugas Damkar, penanganan kebakaran juga melibatkan personel Polsek Nagrak, Koramil Nagrak, Satpol PP Kecamatan Nagrak, Pemerintah Desa Balekambang, serta warga sekitar.

 

Akibat peristiwa tersebut, satu ruangan di lantai dua kantor desa mengalami kerusakan. Sementara itu, besaran kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. (adv).

Pos terkait