Ini Tujuh Jalur Geowisata Geopark Ciletuh Sukabumi

Foto: Geopark Ciletuh Palabuhanratu.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, resmi mendapatkan predikat sebagai UNESCO Global Geopark ( UGG ). Hal itu ditetapkan pada sidang Executivr Board UNESCO ke 204, Komisi Programmer and External Relation, di Paris Perancis.

Pertimbangan Unesco mengakui Ciletuh sebagai Geopark dunia, bukan tanpa alasan, sejak penilaian awal Agustus 2017, Ciletuh mempunyai poin bagus disetiap kriteria standar geaoprak dunia.

Keunikan geologi dan bentang alam yang khas, keaneka ragaman hayati, dan keragaman budaya yang menjadi bukti terjadinya tumbukan antar lempeng Samudera – Hindia ( Indo – Australian )dengan lempeng benua Eurasia pada zaman kapur serta proses geologi selanjutnya dapat dinikmati melalui Tujuh Jalur Geowisata dengan tema yang berbeda.

Dengan menelusuri ketujuh jalur Geowisata ini kita akan menemukan batu tertua di Jawa Barat ( sekitar 65 juta tahun ), amfiteater alam yang membuka ke arah Samudera Hindia, air air terjun yang jatuh indah pada hawir Plato Jampang, serta kampung kampung tradisional dengan budaya masyarakat yang khas. Berikut ke tujuh jalur Geowisata yang terdapat di UGG Geopark Ciletuh ;

Baca juga:  Kapolres Sukabumi Tegas Pada Wisatawan Bandel

1. Menelusuri Jejak Fosil Ciletuh

Cagar Alam Cibanteng, komplek batuan ofiolit Gunung beas, Komplek batuan ofiolit Tegal Pemakaman, Komplek Batuan Metamorfik Pasir Luhur, dan suaka marga satwa Cikepuh.

2. Mengungkap Fenomena Subduksi Purba

Pulau Karang Daeu, Pulau Mandra, Pulau Kunti, Komplek Gunung Badak, Pantai Batu Nunggal, Batu Punggung Naga dan Batu Batik, Pantai Cikepuh, Sodong Parat, Pantai Cibulqkqn dan Batu Kuya, dan Pantai Ombak Tujuh.

Baca juga:  Sekda Monitoring Objek Wisata Jelang Tahun Baru, Begini Pesannya

3. Menyusuri Curug di Gawir Plato Jampang

Pantai Palangpang, Mangrove Cikadal, Budidaya Sidat, Curug Cimarinjung, Puncak Darma, Puncak Aher, Curug Sodong, Curug Cikanteh, Puncak Tugu, Curug Puncak Jeruk, Desa Wisata Hanjeli, Curug Luhur, Curug Gentong, Taman Batu Waluran, Bunker Jepang, Batu Bubut, Curug Awang, Curug Tengah, Curug Puncak Manik, Titik Pandang Panenjoan, Hutan Konservasi Cipeucang, dan makam Mbah Durak.

4. Menggapai Puncak Plato Jampang.

Jembatan Bagbagan, Pantai Loji, Vihara Dewi Kwan In, Pos Pengamatan Bulan, Kebun Teh, Perkebunan Buah Naga, Titik Pandang Kudanenggang, Titik Pandang Cikalapa, Curug Larangan, dan Puncak Gebang.

5. Menjejaki Lanskap Pantai Antara Ujunggenteng dan Cikaso

Curug Cikaso, Gua Gunungsungging, Curug Cigangsa, Leuwi Kenit, Konservasi Penyu, Gula Kalapa, Pantai Muara Cikarang, Bunker Benteng Belanda, Pantai Minajaya, Pantai Karangbolong, Muara Cipanarikan, Kampung Batik Purwasedar, Semenanjung Ujunggenteng dan Pantai Ujunggenteng.

Baca juga:  "Geyser Geopark Ciletuh" Pesona Panorama Alam Indah Sukabumi

6. Jelajah Jejak Sesar Cimandiri

Pantai Cikembang, Pantai Pajagan, Pantai Karanghaeu, Pantai Cimaja, Pantai Karang Naya, Pantai Karang Embe, Kamar Nyi Roro Kidul, Tempat Pelelangan Ikan ( TPI ) Palabuanratu, Pantai Citepus, Tenjo Resmi, Arung Jeram Citarik, dan Gua Lalay.

7. Menguak Lanskap Budaya dari Zaman Batu Sampai Modern

Batu Karut Inna SBH – Kekar kolom ignimbrit, Lava Sukawayana, Cagar Alam Sukawayana, Puncak Habibie, Geyser Cisolok, Endavan Travertin, Kasepuhan Cipta Mulya, Kasepuhan Sinarresmi, Kasepuhan Ciptagelar, Taman Wisata Durian Cikakak, Situs Pangguyangan, Situs Tugu Cengkuk, dan Puncak Cikakak.**

Pos terkait