Istana Presiden Palabuhanratu, Kadispar: Jejak Legenda dan Harapan Baru Wisata Sukabumi

FOTO: Istimewa Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Keindahan wisata Palabuhanratu seolah tak pernah habis untuk dibicarakan. Salah satu destinasi yang menyimpan nilai sejarah sekaligus daya tarik tersendiri adalah Objek Wisata Istana Presiden Citepus, yang dikenal karena kisah legendarisnya sebagai tempat peristirahatan presiden pada masa lalu.

Dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) pengelolaan destinasi wisata, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, melakukan kunjungan ke kawasan Pantai Istana Presiden Citepus, Palabuhanratu, baru-baru ini.

Selain meninjau keindahan dan kesiapan destinasi, Ali Iskandar juga berdialog langsung dengan pengelola wisata mengenai strategi pengembangan dan peningkatan pelayanan bagi wisatawan.

Baca juga:  Menyoal Pencemaran Lingkungan, DLH: Perusahaan Harus Bertanggung Jawab Dengan Limbah yang Dihasilkan

Di lokasi, ia disambut oleh Mang Ucil, tokoh masyarakat sekaligus Ketua RW setempat yang juga dikenal sebagai sesepuh dan relawan sadar wisata di kawasan Istana Presiden.

“Istana Presiden ini sudah lama dikenal warga. Bahkan ada ungkapan terkenal: ‘Lamun hoyong gaduh Presiden waluya, datang ka Palabuhanratu,” ujar Ali Iskandar sambil tersenyum mengenang legenda tersebut.

Mang Ucil menyambut hangat kunjungan tersebut. Dalam perbincangan santai, ia menuturkan semangat warga dalam menjaga kawasan wisata bersejarah itu.

“Alhamdulillah, kami terus berupaya menjaga kawasan ini agar tetap menarik dan nyaman bagi wisatawan,” katanya.

Baca juga:  Ini SOP yang Harus Diikuti Personel Damkartan dalam Menangani Kebakaran

Menurutnya, aktivitas wisata di kawasan Istana Presiden terus tumbuh, meski masih perlu penataan di beberapa aspek seperti area parkir dan pengelolaan pedagang.

Menanggapi hal itu, Ali Iskandar berharap pengelolaan destinasi dilakukan lebih tertib dan profesional.

“Kita berharap bisa lebih tertib dalam pengaturan parkir dan harga makanan supaya pengunjung merasa nyaman. Kami juga berkoordinasi dengan para pelaku wisata agar pelayanan semakin baik,” ujarnya.

Mang Ucil menambahkan, dukungan pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar destinasi ini semakin dikenal luas.

Baca juga:  Laksanakan Inpres Pembentukan Koperasi Merah Putih, Diskopumkm Kabupaten Sukabumi: Struktur Koperasi di Seluruh Desa Sudah Terbentuk

“Kami berdoa semoga di masa kepemimpinan sekarang, pariwisata di Palabuhanratu makin maju dan membawa keberkahan bagi warga,” ucapnya penuh harap.

Dengan potensi alam dan nilai historis yang dimilikinya, Istana Presiden Palabuhanratu diharapkan dapat menjadi ikon wisata unggulan di selatan Kabupaten Sukabumi — tempat di mana legenda, keindahan, dan semangat masyarakat bersatu menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi dalam mendukung pengelolaan wisata yang berkelanjutan dan berkualitas di wilayah Sukabumi.

Pos terkait