LINGKARPENA.ID | Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak dini hari menyebabkan jalan lingkungan di Kecamatan Cibadak mengalami longsor dan amblas pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa tersebut terjadi di Kampung Bojongkuring RT 02 RW 026 yang merupakan akses penghubung menuju Kampung Bojongjagal RT 04 RW 02, Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak.
Longsor dipicu oleh hujan yang turun sejak dini hari sehingga tanah di bagian bawah badan jalan terkikis oleh aliran air. Akibatnya, sebagian badan jalan mengalami amblas.
Jalan lingkungan tersebut diketahui menjadi akses penting bagi warga untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk sebagai jalur anak-anak menuju sekolah.
Koordinator Lapangan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah guna mengantisipasi potensi bencana susulan.
“Tim kami terus melakukan pemantauan melalui jaringan P2BK di seluruh kecamatan, termasuk melalui media sosial dan komunikasi radio untuk memastikan perkembangan situasi di lapangan,” ujar Daeng Sutisna.
Selain kejadian di Cibadak, BPBD juga masih menetapkan status Tanggap Darurat Bencana (TDB) di Kecamatan Bantargadung, tepatnya di Desa Bantargadung dan Desa Bojonggaling.
Sementara itu, berdasarkan pemantauan cuaca pada Minggu malam sekitar pukul 20.30 WIB, kondisi cuaca di wilayah Sukabumi terpantau berawan dengan suhu udara sekitar 23°C, kelembaban 92 persen, serta angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 2,8 kilometer per jam.
BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah yang rawan longsor saat curah hujan meningkat.






