Diduga Overload, Truk Pasir Terguling di Tanjakan Simpang Dago Sukabumi

Truk nahas pengangkut pasir terguling di Simoang Dago, Kecamatan Cibitung, Rabu (13/5).[Foto:ist/warga]

LINGKARPENA.ID | Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sebuah truk pengangkut pasir terguling di Jalan Raya Simpang Dago, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Truk dengan nomor polisi B 9252 BDG tersebut diketahui tengah membawa muatan pasir dari Cibuni menuju Lengkong. Saat melintasi tanjakan Simpang Dago, kendaraan diduga tidak mampu menanjak karena beban yang terlalu berat.

Baca juga:  Pemotor Tewas Tertimpa Truk di Jalur Cikembar Sukabumi

 

Akibatnya, truk sempat mundur, kehilangan kendali, lalu terperosok hingga akhirnya terguling di bahu jalan. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

 

Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, mengatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang dipicu oleh faktor muatan.

 

“Kendaraan diduga kelebihan muatan sehingga tidak kuat saat menanjak. Truk mundur dan akhirnya terguling di pinggir jalan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.

Baca juga:  Kebakaran Rumah Warga Lengkong Sukabumi, BPBD: Ini Penyebabnya

 

Pengemudi truk, Heri (30), seorang buruh asal Kampung Bebecek, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka berarti.

 

Petugas kepolisian dari Polsek Surade segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Sejumlah tindakan dilakukan, mulai dari olah TKP, pencatatan keterangan saksi, hingga pengamanan kendaraan dan barang bukti.

Baca juga:  Truk Bermuatan Hebel Terguling di Jalan Tegalbuleud-Cidolog, Sopir Bawa Anak dan Istri

 

Selain itu, polisi juga mengingatkan para pengemudi angkutan barang agar tidak memaksakan muatan melebihi kapasitas, terutama saat melintasi jalur menanjak yang rawan kecelakaan.

 

Sempat terjadi hambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi, namun situasi berangsur kondusif setelah proses penanganan dan evakuasi selesai dilakukan.

Pos terkait