LINGKARPENA.ID | Menjelang Hari Kesehatan Nasional Tahun 2025, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Cikidang Kabupaten Sukabumi, turut mempersiapkan sejumlah serangkaian kegiatan yang tentunya untuk masyarakat Kecamatan Cikidang yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.
Pada hari Jumat 31 Oktober 2025, sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Cikidang turut menggelar dan merealisasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan ini pun menjadi momen penting bagi masyarakat Cikidang dalam memeriksa kesehatan mereka.
Selain pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis atau CKG, Puskesmas Cikidang juga melaksanakan pembianan terhadap para Kader-kader Posyandu yang menjadi ujung tombak informasi dan kesehatan di masyarakat secara langsung.
“Alhamdulillah, hari ini kami Puskesmas Cikidang bisa melaksanakan beberapa kegiatan. Tadi sudah dilaksanakan pembinaan para kader Posyandu, Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk warga dan pemeriksaan HPV DNA,” ujar Kepala Puskesmas Cikidang, Hj Edeh Sumiati, S.Tr.Keb., M.Si., kepada Lingkarpena.id Jumat (31/10/25).
Dijelaskan Kapus Cikidang, pemeriksaan HPV DNA adalah tes untuk mendeteksi materi genetik (DNA) dari jenis Human Papillomavirus (HPV) yang berisiko tinggi pada sel leher rahim (serviks).
“Tes ini bertujuan untuk deteksi dini kanker serviks, karena infeksi HPV berisiko tinggi yang dapat menyebabkan perubahan abnormal pada sel serviks yang berpotensi menjadi kanker,” jelasnya.
Selain pemeriksaan CKG dan HPV DNA Puskesmas Cikidang juga turut melakukan pembinaan kader Posyandu. Melalui kegiatan pelatihan dan penguatan kapasitas kader, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam melayani masyarakat.
“Ya, tujuannya adalah agar kader lebih mahir dalam tugasnya, seperti melayani pendaftaran, menimbang balita, mencatat data, memberikan penyuluhan, dan pelayanan kesehatan dasar lainnya, sehingga Posyandu dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal dan berkualitas,” terang Hj Edeh Sumiati.
Kemudian mengenai kerawanan kesehatan dan sosial pihak Puskesmas Cikidang tentunya menggandeng pemerintahan desa masing-masing wilayah.
Kerawanan sosial merupakan kondisi di mana masyarakat atau suatu struktur sosial rentan terhadap guncangan atau tekanan yang dapat menimbulkan konflik dan masalah, seperti kesenjangan ekonomi, perubahan lingkungan, kebijakan pemerintah, atau kejadian internal.
“Kerawanan sosial ini kan mengacu pada ketidakmampuan masyarakat untuk menghadapi tekanan dari berbagai aspek kehidupan. Maka dari itu kami Puskesmas menggandeng beberapa stakeholder terutama pemerintah desa ya,” katanya.
Dikatakan Kepala Puskesmas Cikidang, yang paling menjadi perhatian khusus terkait permasalahan rujukan mengenai 144 penyakit yang bisa ditangani oleh Puskesmas wilayah Cikidang.
Mengenai rujukan 144 penyakit ini adalah Istilah “144 rujukan BPJS” dan hal tersebut mengacu pada daftar 144 diagnosa penyakit yang dapat dan harus ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), seperti puskesmas, klinik pratama, atau dokter keluarga. Dan pada umumnya tidak memerlukan rujukan ke rumah sakit (fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut/FKRTL), kecuali dalam kondisi tertentu.
“Jadi, Poin Penting Mengenai 144 Rujukan BPJS yang bisa ditangani di FKTP: Tujuan dari daftar ini adalah untuk mengoptimalkan pelayanan di FKTP. Pasien dengan salah satu dari 144 penyakit ini diharapkan mendapatkan penanganan medis yang tuntas di FKTP,” terangnya.
Contoh Penyakit: Beberapa contoh penyakit dalam daftar ini meliputi: influenza, batuk, diare, demam tifoid, hipertensi esensial (tanpa komplikasi), asma bronkial (serangan ringan), dan infeksi saluran kemih.
“Kan, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa bukan berarti 144 penyakit tersebut sama sekali tidak bisa dirujuk. Jika dokter di FKTP menilai bahwa kondisi pasien memerlukan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut yang tidak dapat ditangani di FKTP (misalnya, butuh pemeriksaan penunjang khusus), maka rujukan ke rumah sakit tetap dapat diberikan,” tutur Kapus.
“Intinya kami Puskesmas Cikidang bekerja sepenuh hati menuju Sukabumi Mubarokah. Semoga persiapan HKN 2025 tingkat wilayah Puskesmas Cikidang bisa berjalan sesuai harapan,” tandasnya.






