Kapolsek Nagrak Gelar Penyuluhan Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba di SMA/SMP PGRI Kalaparea

LINGKARPENA.ID | Kapolsek Nagrak IPTU Asep Suhriat, SH., MH. bersama sejumlah anggotanya melaksanakan kegiatan penyuluhan mengenai kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar SMA/SMP PGRI Kalaparea, Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif Polsek Nagrak dalam membangun kesadaran generasi muda untuk menjauhi perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan.

 

Penyuluhan berlangsung di aula sekolah dengan diikuti ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMA. Para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan, mulai dari pemahaman mengenai bentuk-bentuk kenakalan remaja, faktor penyebab, hingga dampak hukum dan sosial yang dapat ditimbulkan. Selain itu, pemaparan mengenai narkoba—jenis, efek jangka panjang, hingga modus peredaran—dijelaskan secara rinci agar mudah dipahami pelajar.

Baca juga:  Buka Lokakarya HPN 2023, Ketum SMSI: Pertanyakan Stimulus Bagi Media Dari Pemerintah

 

IPTU Asep Suhriat dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peran orang tua dan lingkungan sekolah dalam membangun karakter remaja. Ia mengingatkan bahwa masa remaja merupakan fase rawan terpengaruh ajakan negatif, sehingga diperlukan pengawasan dan edukasi yang konsisten.

 

“Kami hadir di sini bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi sebagai mitra yang ingin memastikan para pelajar di Kecamatan Nagrak tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak baik. Kenakalan remaja itu sering kali bermula dari hal kecil—nongkrong tanpa tujuan, tawuran, hingga coba-coba memakai barang terlarang. Jika tidak dicegah sejak awal, dampaknya bisa sangat fatal, bahkan merusak masa depan kalian,” ujar IPTU Asep.

Baca juga:  Momentum Graduation SMPN 3 Kota Sukabumi Tahun 2024

 

Dalam penjelasannya, Kapolsek juga mengungkapkan bahwa upaya pencegahan lebih efektif daripada penindakan. Pendidikan karakter, kehadiran orang tua, serta perhatian guru menjadi unsur penting dalam membentuk perilaku pelajar.

 

“Narkoba itu tidak mengenal usia. Banyak kasus yang kami temui di lapangan menunjukkan bahwa para pelajar menjadi sasaran empuk para pengedar karena masih mudah dipengaruhi. Karena itu, kalian harus berani menolak, berani menjauh, dan berani melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Ingat, satu langkah salah bisa menghancurkan masa depan,” tambahnya.

 

Tidak hanya penyuluhan lisan, anggota Polsek Nagrak juga membagikan brosur edukatif dan mengajak para siswa berdiskusi langsung mengenai persoalan-persoalan yang sering ditemui di lingkungan mereka. Sesi tanya jawab berlangsung hangat, menandakan bahwa para pelajar memiliki kepedulian tinggi terkait isu kenakalan remaja dan bahaya narkoba.

Baca juga:  Peringati 10 Muharam, Kepsek SDN Cimanggah 1 Santuni Belasan Siswa Yatim

 

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap penyuluhan semacam ini dapat dilakukan secara rutin. Para guru menilai bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan pelajar saat ini yang hidup di era serba digital dan terbuka terhadap berbagai pengaruh negatif.

 

Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, Polsek Nagrak berharap seluruh pelajar dapat lebih memahami risiko tindakan menyimpang serta mampu menjaga diri dari ancaman narkoba. Edukasi sejak dini dinilai menjadi kunci utama dalam membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan bertanggung jawab.

Pos terkait