LINGKARPENA.ID | Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah permanen milik warga di Kampung Cekdam, RT 07/02, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (24/10/2025) pagi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.50 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar.
Menurut laporan sementara dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos IX Sektor Sagaranten, Yusuf, kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh arus pendek listrik. Api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan rumah permanen milik Bapak Reti Dina sebelum berhasil dikendalikan.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Petugas bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga,” ujar Yusuf saat dikonfirmasi.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Petugas memastikan tidak ada warga yang mengalami luka berat maupun luka ringan. Namun, sejumlah perabot rumah tangga dan sebagian besar bangunan rumah tidak dapat diselamatkan.
Sementara itu, surat-surat penting dan beberapa alat rumah tangga berhasil diamankan dari amukan api. Hingga kini, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta, meski jumlah pastinya masih dalam proses perhitungan oleh pihak berwenang.
Cuaca cerah pagi itu sempat membantu proses pemadaman, karena tidak ada hembusan angin kencang yang memperluas kobaran api. Warga bersama petugas pemadam kebakaran bahu membahu melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke rumah lain yang berdekatan.
Proses penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, di antaranya petugas Damkar Sagaranten, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Kasi Trantib Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, IPMS Kecamatan Sagaranten, Pemerintah Desa Datarnangka, serta warga masyarakat setempat yang turut membantu proses pemadaman dan evakuasi barang-barang.
Yusuf menambahkan, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah secara berkala, guna mencegah potensi kebakaran serupa di kemudian hari.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi kerugian cukup besar. Kami imbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat korsleting listrik,” tutupnya.






