LINGKARPENA.ID | Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM), H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., mengapresiasi seluruh jajaran pengurus dan elemen masyarakat yang telah menyukseskan aksi damai penolakan peredaran minuman keras dan narkotika (Mirasantika) di Kabupaten Sukabumi, khususnya di wilayah Pajampangan dan Sukabumi Utara.
Menurut Hendra, aksi damai yang digelar pada 26 Juni 2026 tersebut berlangsung tertib, aman, dan mampu menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.
Ia menjelaskan, aksi di wilayah selatan yang dipusatkan di Surade dikoordinasikan oleh Ustad Yudi Pratama atau akrab di sapa Peci Merah selaku Komandan Pusat Jaga Raksa. Sementara di wilayah utara, kegiatan dipimpin oleh DPD KNPI Kabupaten Sukabumi dengan dukungan berbagai elemen, termasuk PJTM.
“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga aksi damai ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan terkendali. Saya meyakini kegiatan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi pesan yang kuat kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar bersama-sama memberantas peredaran mirasantika,” ujar Hendra Permana, Selasa ( 30/6/2026 ).
Hendra juga menyampaikan apresiasi kepada Korwil Utara, Bah Ferry, yang telah mengoordinasikan jajaran DPC PJTM Sukabumi Utara sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan seluruh pengurus menunjukkan komitmen organisasi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Ia menilai gerakan penolakan mirasantika merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sukabumi.
“Tidak menutup kemungkinan kegiatan seperti ini akan menjadi bagian dari gerakan kita ke depan. Terima kasih kepada seluruh pengurus DPP maupun DPC yang telah hadir dan tetap antusias menyuarakan kepentingan masyarakat. Semoga soliditas dan kebersamaan kita terus terjaga,” katanya.
Hendra berharap semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan seluruh jajaran PJTM dapat terus dipertahankan. Ia menegaskan, organisasi akan terus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari peredaran minuman keras serta narkotika di Kabupaten Sukabumi.






