Lomba Karya Jurnalistik Pelajar SLTA Sukabumi, Berhadiah Beasiswa Sarjana

Gambar Istimewa

LINGKARPENA.ID | Semangat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 terasa berbeda di Kabupaten Sukabumi. Di tengah hamparan sawah dan aliran sungai yang menjadi nadi kehidupan masyarakat, para pelajar SLTA diajak untuk tak sekadar belajar di ruang kelas, tetapi turun membaca realitas, menyuarakan fakta dan menulis untuk masa depan daerahnya.

 

Melalui Lomba Karya Jurnalistik Pelajar SLTA se-Kabupaten Sukabumi, peringatan HPN tahun ini mengusung tema besar: “Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi.”

 

Tema ini bukan tanpa alasan. Sukabumi dikenal sebagai daerah agraris dengan kekayaan alam melimpah, namun di saat yang sama menghadapi tantangan serius dalam menjaga keberlanjutan pangan dan kelestarian lingkungan.

Baca juga:  PWI Gandeng UMMI dan PLN Rangkaian HPN "Ingatkan Pelajar Pahlawan Nasional Asal Sukabumi"

 

Lomba ini membuka ruang bagi siswa untuk mengasah kepekaan sosial sekaligus keterampilan menulis jurnalistik dalam bentuk berita maupun feature. Mereka didorong menggali cerita dari petani, nelayan, pelaku UMKM pangan, hingga pegiat lingkungan—menjadikan karya mereka bukan sekadar tugas lomba, melainkan suara generasi muda yang peduli.

 

Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan beras di lumbung, tetapi juga tentang bagaimana lahan dijaga, air dikelola dan ekosistem dilindungi. Begitu pula isu lingkungan hidup yang kini semakin relevan di tengah perubahan iklim dan tekanan pembangunan. Lewat tulisan, para pelajar diharapkan mampu memotret realitas sekaligus menawarkan sudut pandang segar tentang solusi.

Baca juga:  Lapas Warungkiara Gandeng BNNK dan PMI Bersinergi Gelar Rangkaian HDKD Ke 77

 

Lomba karya tulis jurnalistik ini resmi dibuka pada Senin, 2 Maret 2026. Pendaftaran dan pengumpulan karya berlangsung mulai 2 Maret hingga 16 Maret 2026. Waktu yang singkat, namun cukup bagi siswa yang memiliki semangat dan komitmen untuk berkarya.

 

Menariknya, apresiasi yang disiapkan pun tidak tanggung-tanggung. Selain trofi dan sertifikat, panitia menyediakan uang pembinaan serta beasiswa penuh (full scholarship) jenjang sarjana dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI). Kesempatan ini menjadi motivasi tambahan bagi para peserta untuk menampilkan karya terbaiknya.

 

Informasi lebih lanjut mengenai teknis dan ketentuan lomba dapat diakses melalui laman resmi pwikabupatensukabumi.com.

Baca juga:  PWI Peduli Kabupaten Sukabumi Sebar Ratusan Takjil di Bundaran Dekranasda Cisaat

 

Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi PWI Kabupaten Sukabumi, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) serta KCD Jabar Wilayah V Sukabumi. Sinergi ini menjadi bukti bahwa dunia pers, pendidikan, dan perguruan tinggi dapat berjalan beriringan membina generasi muda yang kritis dan berintegritas.

 

Di balik lomba ini, tersimpan harapan besar: lahirnya jurnalis-jurnalis muda yang tak hanya piawai merangkai kata, tetapi juga memiliki keberpihakan pada kebenaran dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

 

Sebab di tangan merekalah, cerita tentang sawah yang subur, sungai yang jernih, dan bumi Pajampangan yang lestari akan terus dituliskan—untuk hari ini dan masa depan.

Pos terkait