Marwan Hamami: Bimtek Apdesi Penekanan dan Penguatan Administrasi ‘Jangan Ulangi Kesalahan’

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Bupati Sukabumi Marwan Hamami, hadiri bimbingan teknis Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) DPC Kabupaten Sukabumi. Kegiatan bimtek dilaksanakan di Hotel Sukabumi Indah, Selabintana, Kamis (04/11).

Bimtek dihadiri Kajari Sukabumi, Polres Sukabumi Kota dan Kabupaten Sukabumi, DPMD serta para Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi. Di kesempatan itu Bupati sekaligus membuka kegiatan bimtek Apdesi Sukabumi.

Marwan menyebut, bimtek dilaksanakan guna terdapat pencerahan bagi para kepala desa di Kabupaten Sukabumi. Maka dari itu, pelaksanaan penguatan dalam pengadimistrasian penggunaan anggaran desa harus sesuai dan dipertanggung jawabkan secara aturan.

Baca juga:  Kadis PU Sukabumi Pastikan Pembangunan Jembatan Lalay Tingkatkan Konektivitas Akses Masyarakat

“Dari bimtek ini diharapkan para kepala desa kedepannya bisa mencermati dalam setiap penggunaan anggaran. Tantangannya itu tidak gampang,” kata Marwan usai memberikan sambutan bimtek, kepada awak media.

Dikatakannya, apalagi pada tahun 2022 sekitar 70 desa di Kabupaten Sukabumi ini bakal melaksanakan pemilihan kepala desa. Jadi dikhawatirkan pada saatnya nanti, pertanggungjawaban keuangan mereka keluar dari alur.

Baca juga:  Kadis Perizinan Sidak dan Tutup Tambang Batu Hijau Tak Berizin Terus berlanjut

“Intinya pada bimtek hari ini dilakukan penekanan penguatan dan administrasi soal penggunaan anggaran desa. Ya, supaya tidak menyulitkan mereka nantinya,” jelas Bupati Sukabumi itu.

Marwan berharap, kedepannya tidak lagi terjadi persoalan-persoalan penggunaan anggaran di luar program. Maka dari itu, hari ini para kepala desa di bimtek oleh Kajari dan Inspektorat serta Polres Sukabumi. Agar pada pelaksanaan dalam menggunakan anggaran tepat sasaran dan todak keluar dari ranahnya.

Baca juga:  5 Aspek Jadi Fokus MoU SCG dan PT Tambang dengan Lima Desa di Pemkab Sukabumi

“Makanya hari ini di bimtek. ‘Ari geus dibere nyaho mah lamun ngalakukeun teu bener, eta kasalahan manehan nana‘ Ya, jika sudah diberitahu masih tidak benar, itu salah sendirinya,” tegas Marwan.

 

 

Reporter: Aris Wanto
Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait