SUKABUMI – Wajah Masjid Al Barokah di Kampung Cikiara Kebun, RT 01/RW 11, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, kini perlahan berubah. Bangunan yang menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat itu tengah menjalani rehabilitasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.
Hingga Senin (2/11/2026), progres rehabilitasi masjid berukuran 11 x 11 meter tersebut telah mencapai 82 persen. Capaian ini menjadi kabar menggembirakan bagi warga yang sebentar lagi akan menikmati fasilitas ibadah dengan kondisi lebih baik, nyaman, dan layak.
Namun, di balik proses pembangunan tersebut, ada cerita tentang rasa syukur, haru, dan kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.
Bagi warga Kampung Cikiara Kebun, rehabilitasi Masjid Al Barokah bukan sekadar memperbaiki bangunan. Kehadiran program TMMD juga menjadi bukti bahwa kebutuhan masyarakat pedesaan mendapat perhatian melalui pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari.
Sejumlah bagian masjid diperbaiki, mulai dari atap, plafon, dinding, jendela, dan pintu, hingga penggantian lantai menggunakan keramik serta pembenahan pagar masjid.
Pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan delapan personel Satgas TMMD bersama 27 warga setempat. Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan tersendiri dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Ketua Pemuda Kedusunan Banyu Mulya, Bagas, mengaku senang melihat perubahan kondisi masjid yang semakin baik. Ia berharap, setelah seluruh pekerjaan selesai, Masjid Al Barokah dapat menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman bagi masyarakat.
“Sekarang mah masjid jadi saé, Pak. Bakal indah sakedap deui lamun tos réngsé mah. TMMD ngarobah sagalana. Hatur nuhun Bapak-bapak TMMD Kodim, saé pisan,” ungkap Bagas.
Dalam bahasa Indonesia, Bagas mengungkapkan bahwa masjid kini terlihat lebih bagus dan sebentar lagi akan semakin indah setelah selesai direhabilitasi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Satgas TMMD Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi atas pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Rasa haru serupa disampaikan Kang Ujang, salah seorang warga setempat. Ia mengaku tidak menyangka program TMMD akan membawa begitu banyak perubahan bagi kampungnya, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pembenahan fasilitas umum dan kegiatan penghijauan.
“Saya sebagai warga di sini sangat terharu, Pak. Jauh dari pemikiran saya sebelumnya. Saya kira TMMD tidak akan sampai seperti ini. Ternyata semuanya ada, mulai dari pembangunan infrastruktur, rehabilitasi masjid, jalan, sampai penanaman pohon untuk penghijauan. Sagala aya, nuhun pisan TMMD,” tutur Kang Ujang.
Ungkapan tersebut menggambarkan besarnya harapan masyarakat terhadap pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga desa.
Di lokasi rehabilitasi, personel TNI dan masyarakat terus bekerja bersama menyelesaikan tahapan pembangunan. Semangat gotong royong yang terbangun menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik.
Adapun delapan personel Satgas TMMD ke-130 yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Peltu Anwar, Pelda Hanafi, Serka Darmaji, Serka Dikdik, Sertu Gunawan, Pelda Ardiyanto selaku Babinsa, Kopka Aries, dan Sertu Asep Mustopa.
Dengan progres mencapai 82 persen, pengerjaan rehabilitasi Masjid Al Barokah terus dilanjutkan agar segera rampung dan bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan ibadah maupun aktivitas keagamaan lainnya.
Program TMMD ke-130 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi sendiri tidak hanya menyasar pembangunan rumah ibadah. Berbagai kegiatan lain juga dilaksanakan, di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, penyediaan sarana air bersih, serta penanaman pohon untuk mendukung penghijauan lingkungan.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan desa yang lebih menyeluruh, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Bagi warga Cikiara Kebun, perubahan yang kini terlihat di kampung mereka menghadirkan harapan baru. Masjid yang semakin layak, infrastruktur yang terus dibenahi, serta keterlibatan masyarakat dalam pembangunan menjadi pengalaman yang mempererat kebersamaan.
Semangat itu sejalan dengan tema TMMD ke-130, “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Sebuah pesan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan atau mulusnya jalan, tetapi juga dari tumbuhnya harapan dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.






