LINGKARPENA.ID | Upaya mewujudkan program ketahanan pangan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sukabumi melaksanakan kegiatan penanaman tanaman Multi-Purpose Tree Species (MPTS) atau tanaman buah-buahan di lokasi pascabencana Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Nangka Tepus, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bojonglopang, pada Rabu (19/03/25).
Tofik Hidayat, Administratur KPH Sukabumi, didampingi Kepala BKPH Bojonglopang, Iman, RPH Nangka Tepus, Yanto, serta KSS HKKP Chendra Eka Permana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam pemulihan lingkungan, maka dari itu kami melibatkan masyarakat juga para adik-adik Pramuka di Wilayah.
“Kami memilih tanaman buah seperti jambu dan alpukat karena selain dapat membantu pemulihan lahan, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Harapannya, masyarakat sekitar bisa memanfaatkan hasilnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan,” ujar Tofik.
Sementara itu, Instruktur Saka Wanabakti, Sandi, menyampaikan antusiasmenya dalam mendukung kegiatan ini. Ia menekankan bahwa keterlibatan Saka Wanabakti merupakan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan kehutanan.
“ Selain itu, kami dari Saka Wanabakti sangat bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat ini. Kami berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Mahmud, Kepala Desa Bantaragung, turut mengapresiasi inisiatif Perhutani KPH Sukabumi dan Saka Wanabakti. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam upaya pemulihan lingkungan pascabencana.
” Kita semua sangat berterima kasih kepada KPH Sukabumi dan Saka Wanabakti atas kepeduliannya dalam membantu pemulihan lingkungan di desa kami,” pungkasnya.






