Rapat Dinas Bulanan, Bupati Tekankan Kesigapan Semua Sektor

FOTO: Rapat dinas bulanan Pemerintah Kabupaten Sukabumi berlangsung di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Senin 22 September 2025.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi, di bawah kepemimpinan Bupati H Asep Japar, menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesiapan daerah.

Hal ini tercermin dalam Rapat Dinas Bulan September 2025 yang diselenggarakan pada hari Senin, 22 September 2025 di Aula Sekretariat Daerah, Kecamatan Palabuhanratu.

Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah H Ade Suryaman ini dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Sukabumi. Berbagai inisiatif strategis diresmikan dalam rapat tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menjalin kolaborasi penting dengan Institut Transportasi dan Logistik Trisakti serta Universitas Nusa Putra, berfokus pada pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Baca juga:  Pengurus MWCNU Se-Wilayah V Dilantik, Ini Harapan Bupati Sukabumi

Di sektor finansial dan sosial, kerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia di bidang layanan perbankan syariah dan BPJS Ketenagakerjaan untuk optimalisasi jaminan sosial juga diperkuat.

Sebagai bentuk pengakuan atas kinerja, Pemkab Sukabumi menerima penghargaan juara stan kategori kreatif di APKASI Otonomi Expo 2025, sementara BPJS Ketenagakerjaan turut menyerahkan klaim jaminan kematian dan beasiswa kepada ahli waris peserta program.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Evaluasi Perbub Nomor 78 Tahun 2020

Dalam rapat tersebut, perangkat daerah seperti Bapelitbangda, Dinas Sosial, dan Dinas Pariwisata memaparkan capaian kinerja mereka.

Bupati H Asep Japar dalam arahannya menggarisbawahi pentingnya kesigapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi dan menangani beragam persoalan di masa mendatang.

” Ke depan kita harus lebih sigap. Dalam waktu dekat akan dibentuk forum relawan untuk mengantisipasi berbagai persoalan, termasuk di bidang kesehatan,” tegasnya.

Beliau menekankan perlunya pembentukan forum relawan sebagai langkah antisipasi, termasuk di bidang kesehatan. Bupati juga menginstruksikan para camat untuk meningkatkan koordinasi dengan kepala desa guna mengatasi permasalahan di tingkat lapangan.

Baca juga:  Bupati Marwan, Apresiasi Rekomendasi Pada Exit Meeting Guna Evaluasi dan Tindak Lanjut

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan Baznas, efisiensi anggaran yang berorientasi pada kepuasan masyarakat, dan fokus pembangunan pada pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Setiap program harus berorientasi pada kepentingan rakyat, dengan efisiensi anggaran yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Bupati.

Pos terkait