Rumah Lansia di Waluran Tertimpa Pohon, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

LINGKARPENA.ID | Angin kencang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kembali memicu kejadian kebencanaan. Sebuah rumah milik warga lanjut usia di Kampung Cilimus, Desa Waluran, Kecamatan Waluran, tertimpa pohon tumbang pada Selasa dini hari, 20 Januari 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.

 

Peristiwa tersebut terjadi di rumah seorang lansia bernama Koriah, yang berlokasi di RT 007 RW 02 Kampung Cilimus. Berdasarkan laporan pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, pohon tumbang akibat terpaan angin kencang dan menimpa bagian rumah korban.

 

P2BK Waluran, Heri, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung saat sebagian besar warga masih terlelap tidur. Beruntung, saat pohon tumbang, penghuni rumah dapat menyelamatkan diri sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem: Pohon Tumbang Tutup Ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiara Dua

 

“Benar telah terjadi pohon tumbang yang menimpa rumah warga atas nama Ibu Koriah sekitar pukul 04.30 WIB. Penyebabnya adalah angin kencang. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” ujar Heri saat dikonfirmasi lingkarpena. Id, Selasa (20/1/2026).

 

Menurut Heri, setelah menerima laporan dari warga setempat, P2BK Waluran langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan. Di lokasi kejadian, P2BK berkoordinasi dengan RT/RW, perangkat desa, serta unsur terkait lainnya untuk memastikan kondisi korban dan lingkungan sekitar aman.

Baca juga:  Heboh! Ular Masuk Rumah Penghuni Perum Cikundul Residen Kota Sukabumi, Petugas BPBD Diterjunkan

 

“Rumah yang terdampak langsung diperbaiki secara gotong royong oleh anak-anak korban bersama keluarga dan dibantu masyarakat sekitar. Saat ini kondisi sudah ditangani sementara agar rumah tetap bisa ditempati,” tambahnya.

 

Dampak dari kejadian tersebut berupa kerusakan pada bagian rumah korban akibat tertimpa pohon. Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta. Meski tidak ada warga yang mengungsi, kebutuhan mendesak berupa bahan material bangunan masih diperlukan untuk perbaikan lebih lanjut.

 

Dalam penanganan di lapangan, sejumlah unsur terlibat, antara lain P2BK Waluran, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, perangkat Desa Waluran, serta masyarakat setempat. Cuaca di lokasi kejadian dilaporkan dalam kondisi mendung.

Baca juga:  Sejumlah Rumah Rusak Tertimpa Pohon di Warungkiara Sukabumi

 

BPBD Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Waluran mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama angin kencang dan hujan yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi.

 

“Kami mengimbau warga, khususnya yang tinggal di dekat pohon-pohon besar, agar meningkatkan kewaspadaan. Jika ada pohon yang sudah tua atau rawan tumbang, segera laporkan ke pihak desa agar bisa dilakukan penanganan lebih awal,” tegas Heri.

 

Sebagai tindak lanjut, P2BK Waluran merekomendasikan adanya koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Desa serta Forkopimcam Waluran guna mendukung penanganan pascakejadian, termasuk pemenuhan kebutuhan material bangunan bagi korban terdampak.

Pos terkait