Sekda Kabupaten Sukabumi Buka Lokakarya Program Gema Cita

FOTO: Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman saat membuka kegiatan lokakarya program Suka Cita.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman Membuka Kegiatan Lokakarya Pembelajaran Perjalanan Program GEMA-CITA Praktik Batik dan Tantangan. Acara berlangsung di Aula PKK Sukabumi, pada Rabu, (25/09/24)

Nazla Mariza, Influencing dan Program Implementation Director Plan Indonesia mengatakan bahwa semangat selebrasi dan semangat Apresiasi terus digelorakan ,

“Selebrasi atas keberhasilan kita saat ini, mari lihat apa yang telah kita lakukan bersama yang dihadapi Gema Cita hadir sejak 8 tahun yang lalu dengan Program yang berbeda, selama kilas balik 8 tahun terakhir Gema Cita saya ingin mengapresiasi angka perkawinan anak di Kab Sukabumi saat ini sudah menurun bahkan melebihi angka nasional,” ungkap Sekda Ade.

Baca juga:  Hadapi Cuaca Ekstrem dan Libur Nataru, Bupati Sukabumi Instruksikan Perangkat Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan

Nazla berharap bisa terus menurunkan angka Perkawinan anak di Kabupaten Sukabumi akan terus menurun ini semua,

“Kami berupaya berkontribusi terhadap upaya pemerintah pusat utamanya mencegah kehamilan remaja dan perkawinan anak,” tambahnya.

Ditempat yang sama Sekda mengatakan Program Gema Cita merupakan Program Pencegahan Perkawinan anak dan Kehamilan Remaja di Indonesia yang diinisiasi oleh Yayasan Plan Internasional Indonedia, sebagai mitra Pembangunan Pemerintah yang Kontribusinya melakukan pencegahan, Pengurangan, dan Penghapusan Perkawinan anak dan Kehamilan Remaja.

Baca juga:  Pasca Dilantik Bupati, Sekda Kabupaten Sukabumi Minta Para Pejabat Selesaikan Pekerjaan

“Kita apresiasi tujuan Program Gema Cita bertujuan agar anak dan kaum muda khususnya Perempuan, mampu membuat keputusan yang tepat untuk hidup bebas dari Perkawinan anak dan Kehamilan Remaja” jelasnya

Pada Kesempatan tersebut diserahkan Perbub Perlindungan Anak dan Buku Suara Kaum Muda secara simbolis oleh Sekda Kepada Perwakilan Lensa Kabupaten Sukabumi, Pemdes Cisarua, serta SMPN 1 Sukaraja sebagai Sekolah Ramah Anak.

Baca juga:  Inspektorat Jabar Periksa 10 Desa Pengguna Dana Banprov di Kabupaten Sukabumi

Pos terkait