Kabid Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Bedah Rumah Lansia di Jampangkulon, Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga

Kabid Perkim Kab Sukabumi, Rudi AB (kedua dari kanan) saat meninjau kegiatan Rutilahu di Jampangkulon, Kamis (4/6).[dok.Jajang s]

LINGKARPENA.ID | Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Rudi Abdullah, meninjau langsung progres pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Ibu Nunung (60), warga Kampung Talagasari, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kamis (4/6/2026).

 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan rumah yang kini memasuki hari ke-22. Program bedah rumah tersebut dilaksanakan secara swadaya melalui dukungan para pengusaha dan berbagai elemen masyarakat di wilayah Jampangkulon.

 

Dalam kesempatan itu, Rudi Abdullah menyampaikan apresiasi atas tingginya kepedulian sosial yang ditunjukkan masyarakat, pengusaha, serta unsur Forkopimcam Jampangkulon dalam membantu warga yang membutuhkan hunian layak.

Baca juga:  Ketua DPRD Yudha Sukmagara Apresiasi Anggota DPR RI dan BI Soal Literasi, Edukasi Keuangan

 

“Ini merupakan contoh nyata semangat gotong royong yang masih sangat kuat di tengah masyarakat. Kami dari Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi mengapresiasi para pengusaha, Forkopimcam, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni kini dapat dibangun menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman,” ujar Rudi Abdullah.

 

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu kunci percepatan penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Disperkim dan DPMTSP Kabupaten Sukabumi Dapat Apresiasi dari AKBG Indonesia

 

Rudi menjelaskan, saat ini Dinas Perkim tengah mendorong percepatan pengurangan jumlah RTLH melalui berbagai program, termasuk gerakan gotong royong dan partisipasi masyarakat. Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah, jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Sukabumi masih mencapai hampir 14 ribu unit.

 

“Penanganan RTLH tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak. Apa yang dilakukan masyarakat Jampangkulon ini sangat baik dan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk bersama-sama membantu warga yang membutuhkan,” katanya.

Baca juga:  Lewat Pokir Dewan PDIP: Disperkim Bangun TPT di Mekarjaya, Cegah Longsor dan Lindungi Permukiman Warga

 

Selain meninjau progres pembangunan rumah Ibu Nunung, Rudi juga melakukan survei lapangan sebagai bagian dari upaya pemetaan kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.

 

Pembangunan rumah milik Ibu Nunung sendiri ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Kehadiran rumah baru yang lebih layak diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan kualitas hidup bagi lansia tersebut.

 

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dan budaya gotong royong masih menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. (adv).

Pos terkait