PLINGKARPENA.ID | Kebakaran kembali terjadi di kawasan Kampung Adat Kasepuhan Sirnaresmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan lima rumah warga terdampak. Sebanyak 18 jiwa dari lima kepala keluarga turut terkena dampak kebakaran. Selain rumah warga, satu fasilitas umum berupa MCK/WC juga dilaporkan terdampak.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eki Rahadiana Rizki, mengatakan kondisi kerusakan pada rumah warga bervariasi.
Satu rumah milik Vilka Mandala yang dihuni empat jiwa mengalami kerusakan berat hingga seluruh bangunan habis terbakar. Sementara tiga rumah lainnya milik Dandi Septian, Itom, dan Janim mengalami kerusakan sedang. Adapun rumah milik Unen mengalami kerusakan ringan.
“Untuk sementara, lima rumah terdampak dengan total 18 jiwa. Satu rumah rusak berat dan habis terbakar, tiga rusak sedang, serta satu rusak ringan,” kata Eki.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun laporan warga mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. Adapun nilai kerugian materiel masih dalam proses pendataan dan penghitungan oleh petugas di lapangan.
Eki memastikan BPBD akan melakukan asesmen untuk mengetahui secara lebih rinci kondisi warga sekaligus kebutuhan yang diperlukan setelah kejadian.
“Insyaa Allah, secepatnya tim BPBD akan melaksanakan asesmen dan pemberian bantuan kepada para korban kebakaran,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Cisolok menyampaikan bahwa penanganan di lokasi dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, petugas pemadam kebakaran hingga masyarakat.
“Kami bersama seluruh unsur terkait terus melakukan penanganan dan pemantauan, sekaligus memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera dipenuhi,” kata Camat Cisolok.
Tim Posko Siaga Bencana Kecamatan Cisolok, Forkopimcam Cisolok, Damkar CERMAT Kabupaten Sukabumi, Damkar Kodim 0622 Sukabumi, Pemerintah Desa Sirnaresmi dan masyarakat setempat turut terlibat dalam proses pemadaman, pengamanan lokasi serta pendataan.
Untuk kebutuhan darurat, warga terdampak saat ini membutuhkan sejumlah bantuan, di antaranya logistik dan bahan kebutuhan pokok, peralatan atau tempat tidur, serta terpal.
Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama BPBD dan unsur terkait masih melakukan pemantauan di lokasi. Pendataan kerusakan dan kebutuhan warga juga terus dilakukan sebagai dasar penyaluran bantuan dan penanganan selanjutnya.






