Toyota Rush Tabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda, Satu Orang Tewas

Anggota Satlantas Polres Sukabumi, saat menunjukkan lokasi kecelakaan lalulintas yang menewaskan pejalan kaki di Paungkuda, Sabtu (24/10) dini hari.[Foto: ist]

LINGKARPENA.ID | Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil Toyota Rush dan lima orang pejalan kaki terjadi di Jalan Raya Sukabumi–Bogor, tepatnya di Kampung Pangadegan RT 24/10, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pejalan kaki meninggal dunia, sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, kecelakaan juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Berdasarkan laporan kejadian, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Rush bernomor polisi F 1206 QE yang dikemudikan Eggianto Cahya Ramadhan melaju dari arah Parungkuda menuju Cibadak.

Baca juga:  Tragis Warga Sukabumi Tewas Tersengat Listrik

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraan bergerak ke sisi kiri jalan dan menabrak lima orang pejalan kaki yang berada di lokasi tersebut.

Setelah menabrak para pejalan kaki, mobil kemudian menghantam pohon yang berada di sebelah kiri jalan.

Salah seorang korban, M. Yosep, mengalami cedera kepala berat disertai pendarahan dari telinga dan hidung serta luka pada bagian perut. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Sementara itu, empat korban lainnya, yakni Risman, Agus Sopiandi, Nurman Nudin, dan Sirojudin, mengalami luka-luka dengan kondisi berbeda, mulai dari luka memar hingga luka robek pada bagian kepala dan pelipis.

Baca juga:  Si Raja Goda' Tumbang di Tanjakan Karang Kecamatan Cidolog

Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, untuk mendapatkan penanganan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, mengatakan bahwa kecelakaan tersebut masih menjadi bagian dari penanganan pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kejadian.

“Dugaan sementara, pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan bergerak ke sisi kiri jalan dan menabrak lima orang pejalan kaki, sebelum akhirnya menabrak pohon,” ujar Wangsit.

Baca juga:  Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalan Palabuhanratu-Cikembang Sukabumi

Ia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa menjaga konsentrasi dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terlebih pada malam hingga dini hari ketika kondisi fisik dapat memengaruhi kemampuan mengemudi.

“Pengemudi harus selalu berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan tetap terkendali agar kejadian serupa tidak terulang,” imbaunya.

Pihak kepolisian melakukan penanganan terhadap peristiwa tersebut untuk mendalami kronologi dan faktor penyebab kecelakaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan, menjaga konsentrasi, dan selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Pos terkait