Semakin Canggih, UOBK RSUD Syamsudin Kini Bisa Trapi Pengganti Ginjal “Hemodiafiltrasi”

LINGKARPENA.ID | Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) Rumah Sakit Umum Daerah RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi semakin canggih dari waktu ke waktu. Baru baru ini telah siap bagi masyarakat Sukabumi khusus bagi penderita ginjal.

Hemodiafiltrasi (HDF) kalimat ini memang asing bagi masyarakat umum tentunya. Hemodifiltrasi merupakan teknik terapi pengganti ginjal yang dapat meningkatkan pembersihan zat racun dengan bentuk molekul lebih besar yang tidak dapat dilakukan dengan teknik hemodialisis biasa.

Ginjal adalah salah satu organ yang sangat penting bagi tubuh manusia. Ginjal juga memastikan jumlah yang tepat cairan dalam tubuh kita. Jika salah satu fungsi ginjal terganggu, maka akan mengganggu proses penyaringan darah.

Baca juga:  Kabar Baik untuk Warga Sukabumi, RSUD R. Syamsudin S.H Kini Buka Klinik Sore Khusus Bumil dan Anak

Dan Aakibatnya, zat yang bersifat racun beredar dalam darah akan menuju organ-organ lain di dalam tubuh manusia sehingga menyebabkan sakit, bahkan hingga kematian.

Nah, saat ini dengan kemajuan teknologi kedokteran yang semakin tinggi dapat dilakukan terapi pengganti ginjal, melalui Hemodifiltrasi. Dan kini bisa dilakukan di UOBK RSUD R Sayamsudin SH, Koata Sukabumi.

Dengan dilakukan Hemodifiltrasi, fungsi ginjal itu untuk membuang zat yang berbahaya atau racun dari dalam tubuh, mengatur keseimbangan cairan, memproduksi hormon serta mengatur keseimbangan asam basa dan elektrolit dalam tubuh manusia.

Baca juga:  Terapkan PPKM, Kelurahan Citamiang Pantau Warga yang Sering Berpergian

Dr, Supriyono Kasubag Umum dan Kepegawaian mengatakan, saat ini di UOBK RSUD R Syamsudin SH, masyarakat Sukabumi sudah bisa melakukan Hemodifiltrasi, trapi pembersihan zat racun di rumah sakit.

“Ya biasanya seseorang dapat mengalami gangguan ginjal bila sisa metabolisme tubuh menumpuk dan cairan berlebih,” ujarnya.

Keunggulan Hemodiafiltrasi :
1. Mengeluarkan racun-racun dalam ukuran yang kecil, sedang maupun besar di dalam tubuh
2. Menurunkan resiko kematian
3. Menurunkan potensi pasien menjalani rawat inap
4. Meminimalisir penyebab turunnya nafsu makan
5. Mengurangi efek samping cuci darah (gatal-gatal, tekanan darah rendah, pusing, mual)

Baca juga:  Melalui Komitmen Pengendalian Mutu dan Supervisi Terintegrasi, UOBK RSUD R. Syamsudin Wujudkan Pelayanan yang Berkualitas

UOBK RSUD R. Syamsudin, SH. dengan Senang Hati Melayani Anda (pasien) yang datang.

“Kami (rumah sakit) bisa menerima pasien BPJS, Umum, Nota Perusahaan dan Asuransi,” katanya.

Untuk informasi lebih lanjut masyarakat bisa mendapatkan informasi melalui (via chat) WA Center UOBK RSUD R. Syamsudin, SH., di nomor 081112300447.

Pos terkait