LINGKARPENA.ID | Dalam upaya memperkuat posisi sektor pariwisata sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi telah menyusun serangkaian rencana jangka panjang dan target strategis. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi menyatakan bahwa arah kebijakan tahun ini difokuskan pada salah satu misi pembangunan, maka pariwisata harus menjadi entitas utama pembangunan itu sendiri.
“Rencana jangka panjang, sudah jelas, karena pariwisata telah menjadi salah satu misi pembangunan, maka pariwisata harus menjadi entitas utama pembangunan itu sendiri,” ujar Sendi kepada Lingkarpena.id, Senin (02/06/2025).
Oleh karena itu, Ia juga menanjelaskan bahwa pariwisata tidak hanya sekedar sebagai produk hanya mampu mendatangkan wisatawan dan kemudian PAD tetapi harus menjadi katalisator dari pembangunan.
“Disini, pariwisata tidak hanya sekedar segi produk yang kesuksesannya hanya dari sisi mendatangkan wisatawan dan kemudian PAD. Lebih jauh daripada itu, harus menjadi katalisator dari pembangunan itu sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Dinas Pariwisata akan menargetkan yaitu membumikan kembali pariwisata sebagai bagian dari dinamika kehidupan masyarakat kita, seperti sebelumnya sejarah kepariwisataan menyatakan hal itu.
Dengan langkah-langkah ini Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi ingin menjadikan sektor pariwisata sebagai pilar utama pembangunan daerah yang mampu menggerakkan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.






