Sertifikasi Pemandu Ekowisata 2026, Perkuat SDM Pariwisata Sukabumi yang Profesional dan Berdaya Saing

LINGKARPENA.ID | Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata, DPD ASITA Kabupaten Sukabumi bersama LSP Pariwisata Nasional Rahenda dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menggelar program sertifikasi kompetensi kerja skema pemandu ekowisata tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula DKUKM Kabupaten Sukabumi pada Jumat (10/4/2026) ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar. Sebanyak 50 peserta dari berbagai unsur turut ambil bagian, mulai dari desa wisata, kelompok sadar wisata (pokdarwis), Geopark Youth Forum, pemandu wisata, hingga pegiat ekowisata.

Baca juga:  Tercatat Dalam 1 Hari, Ini Jumlah Wisatawan dan Kendaraan Menuju Pantai Sukabumi

Dalam sambutannya, Ali Iskandar menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun SDM pariwisata yang unggul dan berdaya saing.

“Alhamdulillah hari ini kami berbahagia. ASITA bersama LSP Pariwisata Nasional Rahenda menghadirkan para pemandu wisata untuk mengikuti sertifikasi kompetensi. Ini langkah penting agar mereka lebih percaya diri dan memiliki standar profesional,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas terjalinnya sinergi berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini bisa terlaksana karena kolaborasi. Dan kolaborasi itu tentu untuk menghadirkan kebaikan bagi pariwisata di Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ali Iskandar menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi saat ini bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Hal ini penting untuk menjamin pelayanan wisata yang aman, nyaman, dan profesional bagi wisatawan.

Baca juga:  Dispar Kabupaten Sukabumi Siap Tata Objek Wisata Geyser Cisolok

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi yang memiliki kekayaan alam luar biasa—mulai dari pegunungan, hutan, pantai, hingga budaya—membutuhkan SDM yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki sikap dan karakter pelayanan yang baik.

Sementara itu, perwakilan LSP Pariwisata Nasional Rahenda menyampaikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas SDM pariwisata melalui proses sertifikasi yang profesional dan kredibel.

“Kami bersama para asesor akan melaksanakan sertifikasi kompetensi ini secara objektif dan profesional. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat serta berkontribusi bagi pengembangan pariwisata, khususnya di Kabupaten Sukabumi,” ungkap perwakilan RSB.

Baca juga:  Bappelitbangda dan Dispar Sukabumi Matangkan Masterplan Pariwisata Palabuhanratu

Melalui program ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, memperoleh pengakuan kompetensi, serta menghadirkan pengalaman wisata yang aman, edukatif, dan berkesan bagi para wisatawan.

Kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dan lembaga sertifikasi ini menjadi bukti bahwa sinergi mampu mengatasi berbagai keterbatasan. Dengan langkah ini, potensi besar pariwisata Sukabumi diharapkan terus berkembang menuju level yang lebih tinggi—unggul, profesional, dan mendunia.(Adv).

Pos terkait