LINGKARPENA.ID | Hujan deras yang mengguyur wilayah bagian selatan Sukabumi mulai dari Senin hingga Selasa dini hari 29 Juli 2025 menyebabkan sejumlah titik lokasi terendam banjir. Banjir pada Senin (28/7) merendam beberapa desa di wilayah Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi.
Kemudian pada Selasa 29 Juli 2025 banjir melanda wilayah Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi. Bencana banjir terjadi tepatnya di Dusun Cibereum RT.01 RW.07, Desa Rambay Cibereum Kecamatan Tegalbuleud.
Berdasarkan keterangan Kepala Desa Rambay, Yanto kepada lingkarpena.id pada Selasa petang, banjir bandang menyebabkan jembatan akses warga dusun Cibereum terputus dihantam derasnya air sungai.
“Ya, jembatan Cibereum terputus diterjang banjir bandang, 50 Kepala Keluarga (KK) terisolir,” terang Kepala Desa Rambay dalam keterangan tertulisnya yang diterima awak media.
Saat ini pemerintah desa Rambay bersama warga sedang melakukan upaya evakuasi 50 kepala keluarga yang yang terjebak dalam banjir.
“Kami bersama staf desa dan warga masyarakat lainnya masih melakukan evakuasi dan pendataan warga yang terjebak banjir di Dusun Cibereum,” jelas Yanto.
Kades Rambay menambahkan, Banjir bandang sungai Cibereum terjadi skitar pukul 04.00 wib menjelang subuh. Banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi.
“Air sudah mulai surut, untuk pendataan sementara dampak dari banjir ini ada 26 rumah atau (KK) rusak ringan sedang dan berat. Saat ini kami msih fokus evakuasi dan membersihkan reruntuhan kayu dan sampah,” tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih melakukan koordinasi dengan Forkopimcam Tegalbuleud serta Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan, soal dampak banjir yang terjadi di Desa Rambay.**






