LINGKARPENA.ID | Tradisi Syukuran Bumi yang digelar masyarakat Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PPP, H. Andri Hidayana.
Andri hadir dalam rangkaian kegiatan Syukuran Bumi yang mengusung tema “Raksa Bumi Rahayat Manjing Walagri”, Sabtu (19/9/2026). Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar tradisi masyarakat, tetapi memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan petani dan sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi.
Antusiasme masyarakat yang terlihat sejak pagi hingga siang, kata Andri, menunjukkan bahwa tradisi tersebut masih memiliki tempat kuat di tengah kehidupan masyarakat.
Ia menilai, Syukuran Bumi di Desa Pasirpanjang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih luas, bahkan menjadi salah satu ikon daerah dalam rangka memperingati Hari Tani.
“Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat baik. Kalau kita lihat sejak pagi sampai siang, masyarakat sangat antusias. Karena konteksnya berkaitan dengan pertanian, saya kira ini kegiatan yang ke depan perlu kita kembangkan dan dibuka seluas-luasnya,” ujar Andri Hidayana.
Andri mengungkapkan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Dinas Pertanian serta Pemerintah Kabupaten Sukabumi terkait gagasan tersebut. Ia berharap Syukuran Bumi dapat masuk dalam agenda rutin tahunan pemerintah daerah.
Menurutnya, apabila nantinya mendapat dukungan dan ditetapkan sebagai agenda kabupaten, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat perhatian terhadap sektor pertanian sekaligus menjaga tradisi masyarakat.
“Harapannya ke depan ini bisa menjadi ikon Kabupaten Sukabumi dalam rangka memperingati Hari Tani. Kemudian menjadi agenda rutin tahunan dan masuk dalam kalender kegiatan Kabupaten Sukabumi,” katanya.
Meski demikian, Andri menegaskan bahwa pengembangan kegiatan ke tingkat kabupaten tidak berarti menghilangkan Desa Pasirpanjang sebagai daerah yang menggagas dan merintis pelaksanaannya.
Ia menyebut, Desa Pasirpanjang tetap memiliki posisi penting sebagai bagian dari sejarah awal kegiatan tersebut. Sementara untuk pelaksanaan berikutnya, cakupan kegiatan dapat diperluas dengan melibatkan wilayah lain.
“Kita tentu tidak akan melupakan siapa yang merintis dan menggagasnya. Untuk lokasi ke depan tentu bisa dibicarakan dan disepakati bersama. Tetapi Desa Pasirpanjang sebagai tempat awal kegiatan ini tentu akan tetap kita pertahankan,” ungkapnya.
Andri menambahkan, apabila Syukuran Bumi nantinya berkembang menjadi agenda yang lebih besar, keterlibatan masyarakat tidak hanya berasal dari satu wilayah. Kegiatan dapat dikembangkan hingga mencakup kawasan Pajampangan maupun daerah pemilihan lainnya di Kabupaten Sukabumi.
“Lingkupnya bisa kita buka lebih luas, misalnya melibatkan Dapil VI, Pajampangan maupun dapil-dapil lainnya. Jadi ada semangat saling mendukung dari setiap wilayah untuk menjaga tradisi sekaligus memperkuat sektor pertanian,” pungkasnya.(adv)






